62 Endang Nugraheni, Nurmala Pangaribuan.pdf


Preview of PDF document 62-endang-nugraheni-nurmala-pangaribuan.pdf

Page 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

Text preview


HASIL DAN PEMBAHASAN
Kondisi Awal
Kondisi awal lahan gambut sebelum dialihfungsikan menjadi perkebunan kelapa sawit
tertera pada Tabel 1.
Tabel 1. Kondisi awal lahan gambut
Parameter

Keterangan

Tata air
-

Daerah Aliran Sungai (DAS)

Guntung dan Kateman, bermuara ke Selat Berhala.

-

Pola aliran, sifat air

dendritik, tebing landai , dasar sungai berlumpur dengan
kandungan padatan tersuspensi tinggi dan warna air coklat

-

Kualitas kimia air

Buruk

-

debit

13.25 m3/detik - 21.47 m3/detik.

Iklim
-

Tipe (Scmidt & Fergusson)

Tipe A (sangat basah) dan B1 (7 bln basah)

-

Curah hujan

2.633,1 mm/tahun (219,25 mm/bln)

-

Suhu

25,7 0C -26,7 0C

-

Kelembaban

80,8 % - 85,2%

Tanah
-

Fisiografi

Gambut hemik sampai saprik (gambut dengan kematangan relatif
rendah)

-

Tekstur

lembek (jenuh air) yang peka dengan penurunan permukaan,
lapisan bawah tanah mineral bertekstur liat berlempung

-

Kedalaman gambut

antara 0.5-2.0 (ada bagian yang >2 m)

-

Kesuburan

Cukup subur

-

pH tanah

3.8-5.5

-

kesesuaian untuk pertanian

S2 yaitu agak sesuai

Biologi
-

vegetasi

hutan sekunder dengan kerapatan jarang

-

jenis dominan

ramin (Gonutylus bancanus), meranti merah (Shorea leprosula),
gerunggang (Craoxylobium)

-

fauna

12 jenis mamalia, 21 jenis aves dan 6 jenis reptilia/amphibi,
seperti harimau Sumatera, beruang madu, linsang, kancil dan
alap-alap, jenis ikan yang teridentifikasi: belida, sepat gabus,
gurami , lele dan mujair

Sosial Ekonomi Budaya