PDF Archive

Easily share your PDF documents with your contacts, on the Web and Social Networks.

Send a file File manager PDF Toolbox Search Help Contact



5 11 KKOP 1 .pdf


Original filename: 5_11_KKOP_1.pdf
Title: 11 Maret Bisnis 5 6
Author: lutfi

This PDF 1.4 document has been generated by PageMaker 7.0 / Acrobat Distiller 7.0 (Windows), and has been sent on pdf-archive.com on 04/05/2013 at 18:51, from IP address 114.79.x.x. The current document download page has been viewed 1209 times.
File size: 340 KB (1 page).
Privacy: public file




Download original PDF file









Document preview


RADAR SURABAYA ● SENIN, 11 MARET 2013

WIKA Bakal Tembus Rp 2.000
KEBERHASILAN PT Wijaya Karya Tbk
memenangi tender proyek perluasan bandara mendorong sejumlah fund manager
asing dan lokal mengincar saham berkode
WIKA ini. Selain itu, saham salah satu perusahaan konstruksi plat merah ini direkomendasikan beli oleh kalangan analis, karena valuasinya masih murah. Perseroan
tahun ini menyiapkan belanja modal Rp
600 miliar. Saham WIKA diperkirakan bisa
menembus Rp 2.000 dalam jangka pendek.
Dalam penutupan perdagangan kemarin
(8/3), saham WIKA ditutup stagnan di posisi
Rp 1.820. (*)

8 Maret 2013
+/-

(*)
(*)

(%)

4.874,50

+

26,2

0,54

12.284

+

316

2,64

23.092

+

320

1,41

3.290

-

9

0,27

1.654

+

3

0,18

14.330

+

33

0,23

3.232

+

10

*) Penutupan 7 Maret 2013

0,30
Sumber: IMQ

HALAMAN 5

Radius 15 Kilometer Kawasan Aman Penerbangan
SURABAYA - Kota Surabaya dipastikan tidak gampang
mendirikan gedung bertingkat.
Pihak Otoritas Bandara Wilayah III telah menerbitkan Kawasan Keselamatan Operasi
Penerbangan (KKOP) sejak
semester pertama tahun lalu.
KKOP ini mengatur keselamatan penerbangan dalam radius 15.000 meter dari bandara. Demikian juga dengan
areal batasan aman dengan
radius 2.400 meter. Dua hal ini
telah ditetapkan Juli 2012 guna memberi keselamatan penerbangan.
Demikian diungkapkan M
Alwi, Kepala Otoritas Bandara
Wilayah III, di Bandara Juanda, akhir pekan lalu. Alwi menyebutkan, peraturan ini sudah dibahas dengan pemerintah yang melibatkan Provinsi
Jawa Timur, Kota Surabaya,
dan Kabupaten Sidoarjo.
ke halaman 6

ABDULLAH MUNIR/ RADAR SURABAYA

AREA BATAS AMAN: Kawasan jalan menuju Bandara Juanda. Otoritas Bandara Wilayah III telah menerbitkan Kawasan Keselamatan
Operasi Penerbangan (KKOP) yakni radius 15.000 meter dari bandara dan areal batasan aman dengan radius 2.400 meter.

8 Maret 2013
9.840,00
7.805,50
1.253,35
12.907,45
14.813,60
10.348

9.540,00
7.705,50
1.237,45
12.484,45
14.303,60
9.946
Sumber: BCA

BURSA

IHSG Masih
Potensial Menguat
IHSG selama sepekan terakhir naik
62,88 poin (1,31 persen) atau lebih
rendah dari kenaikan sebelumnya.
Untuk kenaikan kali ini, sama seperti
pekan sebelumnya di mana semua
indeks utama lainnya berhasil
menghijau.
Pada perdagangan
akhir pekan lalu, IHSG
masih mampu
memperbaiki rekor
tertinggi di 4.874,50
setelah naik 26,2 poin
atau 0,5 persen. Investor
asing mengalami net sell mencapai Rp
300,6 miliar. Volume perdagangan
mencapai 9,03 miliar saham senilai
Rp7,7 triliun. Sebanyak 153 saham
menguat, 119 saham stagnan dan 118
saham melemah.
Ke Halaman 6

Telaten dan Inovatif
DALAM menjalani suatu bisnis
dibutuhkan penguasaan, kesabaran,
inovasi dan daya saing jika ingin
usahanya maju. Selain itu tidak boleh
menganggap kecil suatu masalah atau
tidak melakukan pengembangan
karena melihat bidang tersebut cukup
potensial dan memiliki kekhasan.
“Mau bisnis apa saja yang kita
jalani, intinya harus telaten dan terus
berinovasi. Harus tahu kemauan
pasar, membuat suatu hal yang
menarik dan tidak mudah menyerah,”
ujar Steven Johnsons Tjan, Managing
Director Boga Group.
Menurut Steven, kalau seseorang
tidak memiliki ketelatenan, dia akan
mudah menyerah. Baru kena masalah
sedikit atau belum memiliki banyak
costumer sudah
menyerah dan tidak
mau terus
berusaha, ujungujungnya orang
tersebut akan
putus asa dan
menutup
usahanya.
ke hal 6

ABDULLAH MUNIR/RADAR SURABAYA

Steven Johnsons Tjan

Bio Industries Incar Pasar Cat
Ramah Lingkungan
JAKARTA - Berkembangnya standar kehidupan yang
menuju pada kelestarian lingkungan mendorong produsen
cat Bio Industries membidik
penjualan di pasar dalam negeri secara massal. Selama ini,
produk cat ramah lingkungan
Bio Industries hanya dipasarkan untuk permintaan ekspor.
Di dalam negeri, Bio Industries hanya untuk memenuhi
pembelian secara langsung.
“Bio Industries berdiri sejak
awal 2000-an dan mulai melakukan ekspor sekitar tahun
2007. Kita belum fokus ke pasar lokal karena permintraan
produk cat ramah lingkungan
memang masih terbatas waktu
itu. Kini dengan semakin besarnya kesadaran masyarakat
akan lingkungan, kita siap memasarkan produk ini di dalam
negeri,” ujar Z Arifin Wicaksono, Direktur Utama PT Bio
Industries kepada pers di Jakarta, Sabtu (9/3).
Arifin mengatakan, produk
cat Bio Industries dikembangkan dengan teknologi terbaru
dengan sasaran memenuhi kebutuhan industri perkayuanm
furniture, kebutuhan produk
arsitek, dan industri kerajinan
dan mainan anak.
Ditambahkan, bahwa produk cat Bio Industries telah
mendapatkan sertifikat ramah
lingkungan dari TUV Rheinland dan memenuhi standar
ramah lingkungan ECHA
REACH Regulation untuk Uni
Eropa dan persyaratan re-

gulasi US-Environmental Protection Agency tentang volatile
organic compound (VOC content) untuk pasar Amerika
Serikat.
“Dengan lolos uji ramah
lingkungan di kedua lembaga
itu, produk Bio Industries
punya pasar yang cukup baik
di Eropa, Amerika Serikat, dan
Jepang,” kata dia.
Untuk produk di dalam negeri, Arifin mengakui selama ini
hanya untuk memenuhi kebutuhan pasar di beberapa wilayah seperti Cirebon, Bali, dan
Yogyakarta. “Kita biasa memenuhi permintaan produk cat
dari pengrajin furniture yang
berorientasi ekspor,” katanya.
Untuk mengisi pasar dalama
negeri, Arifin mengatakan
akan menjalin kerja sama
dengan sejunlah distributor
sehingga bisa mengisi pasar di
tingkat ritel. “Kita berharap
produk cat ramah lingkungan
Bio Industries bisa terserap di
dalam negeri,” katanya.
Dia mengakui, produk cat ramah lingkungan saat ini mulai
banyak di pasaran. Arifin
berharap cat Bio Industries
bisa bersaing dengan produk
lama yang telah lama mengisi
pasar ritel. “Dengan kualitas
yang ada, dimana kita selama
ini memang telah mengisi pasar luar negeri, kita berharap
produk penjualan di dalam
negeri bisa berkontribusi 10
persen dari total penjualan Bio
Industries secara keseluruhan,” paparnya. (mna/hen)

Makelar Kuasai
Perdagangan Gas Bumi
SURABAYA - Bisnis gas
bumi Indonesia saat ini
dikuasai para trader atau
pedagang perantara yang
disebut juga dengan istilah
makelar, meski mereka ini
tidak memiliki jaringan
pipa untuk mendistribusikan gas itu.
Dampaknya, harga gas
bumi di tingkat konsumen
menjadi semakin mahal
meski pasokan gas melimpah.
Hal itu seperti dikatakan
oleh Ridho Ababil, Head of
Corporate Communication
Vice President PT Perusahaan Gas Negara Tbk
(PGN) kepada wartawan
saat media gathering, di
Batu, Sabtu (9/3).
Menurut dia, sekarang
ini ada sekitar 44 trader
yang beroperasi di seluruh
Indonesia. Mereka ini menguasai perdagangan gas
bumi. PGN sebagai perusahaan yang memiliki jaringan pipa gas bumi malah
sering kalah dalam lelang
pembelian gas. Akibatnya
PGN kadang-kadang juga
terpaksa membeli gas dari
trader itu.
“Karena para trader itu
menguasai perdagangan
gas bumi, mereka sering
memaksa PGN untuk men-

Ridho Ababil
HEAD OF CORPORATE COMMUNICATION
VICE PRESIDENT PT PERUSAHAAN GAS
NEGARA TBK

distribusikan gasnya. Namun permintaan itu kami
tolak karena kapasitas
yang dimiliki PGN terbatas. Apalagi untuk memasukkkan gas itu ke dalam jaringan pipa gas milik
PGN tidak gampang,” ungkap Ridho.
Ia menambahkan, jaringan pipa gas milik PGN
itu sifatnya tertutup dan
dibangun untuk keperluan
PGN sendiri. Karena itu, kapasitasnya juga telah disesuaikan dengan pasokan
gas yang diterima PGN.
Ridho menjelaskan, sekarang ini PGN memiliki
jaringan pipa baja sepan-

Karena para
trader itu menguasai perdagangan gas
bumi, mereka sering memaksa PGN untuk mendistribusikan gasnya. Namun
permintaan itu kami tolak
karena kapasitas yang dimiliki PGN terbatas. Apalagi untuk memasukkkan
gas itu ke dalam jaringan
pipa gas milik PGN tidak
gampang.”
jang 5.910 kilometer. Dari
jumlah itu sekitar 540,03
kilometer ada di Jatim.
Pipa itu tersebar di Sumatera Utara, Jawa Barat,
dan Jatim.
“PGN siap bekerja sama
dengan para trader untuk
membangun jaringan pipa
gas bumi. Lokasinya bisa
berdampingan dengan pipa
gas yang ada sekarang
milik PGN. Pembangunannya bisa dalam bentuk
kerja sama dengan membentuk perusahaan baru.
Investasinya ditanggung
bersama,” ujar dia.
ke halaman 6

Modernisasi Tanjung Emas, Pelindo III Investasi Rp 170 M
SURABAYA - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo)
III berencana mengalokasikan anggaran sebesar Rp
170 miliar pada tahun 2013
untuk pengembangan Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang. Alokasi itu di antaranya untuk renovasi terminal penumpang, pengadaan
luffing crane, dan pembangunan folder.
Hal itu diungkapkan Kepala Humas Pelindo III Edi
Priyanto, di Surabaya, kemarin (10/3). “Anggaran Rp
170 miliar ini untuk peningkatan pelayanan Pelabuhan Tanjung Emas. Rincian anggaran itu untuk
renovasi terminal penumpang Rp 5 miliar, pengadaan
luffing crane Rp 48 miliar,
dan pembangunan folder Rp
117 miliar,” papar dia.
Ia mengatakan, masalah
banjir masih menjadi persoalan pokok yang tidak pernah selesai di Tanjung Emas. Ini tidak lepas dari

ROCHMAN ARIEF/ RADAR SURABAYA

ANTISIPASI BANJIR: Aktivitas pembangunan pond Pelabuhan
Tanjung Emas untuk mengatasi banjir rob.

studi bila tanah di pelabuhan Semarang setiap
tahunnya mengalami abrasi
5 milimeter. Abrasi itu menyebabkan banjir rob setiap
tahunnya di Semarang dan
sekitarnya.
“Sistem pengendali banjir
terpadu mulai diterapkan
dengan membangun tanggul
di sekeliling pelabuhan, termasuk di sekitar area, atau
cluster yang ada di dalam
pelabuhan,” kata Edi.
Tahun lalu pembangunan
tanggul ini sudah diprogramkan Pelindo III. Sebelumnya realisasi investasi
tahun 2012 di Tanjung Emas
mencapai Rp 75,6 miliar.
Pelindo III telah membangun sistem pengendali
banjir terpadu. Secara berkala PT Pelindo III berencana meninggikan sejumlah
titik di dermaga luar maupun dalam agar tidak makin
tenggelam.
Sementara untuk pengadaan luffing crane ini dibu-

tuhkan untuk mempercepat
aktivitas di Tanjung Emas.
General Manager Pelindo III
Cabang Tanjung Emas, Tri
Suhardi, mengatakan crane
ini dianggap multipurpose.
“Luffing crane ini mampu
membongkar muatan kayu
log, barang curah kering, curah cair sampai petikemas
apabila dibutuhkan. Diharapkan satu alat ini bisa
meng-cover semua kebutuhan bongkar-muat di Tanjung Emas,” ungkap Tri.
Dia menambahkan jangkauan dari luffing crane
hingga 35 meter dengan
kemampuan angkut mencapai 40 ton. Berdasarkan
data trafik arus kapal, barang, dan penumpang tahun
2012 di Tanjung Emas, di
antaranya realisasi arus kunjungan kapal 4.652 unit, arus
barang mencapai 4.405.258
ton dan 951.128 m3, BBM
tercatat 1.764.933 ton/liter
dan penumpang mencapai
504.704 orang. (rif/hen)
layouter: luffi


Document preview 5_11_KKOP_1.pdf - page 1/1

Related documents


PDF Document apa itu main saham1378
PDF Document pengertian bermain saham1491
PDF Document tips mengurangi kebisingan headphone
PDF Document manfaat dari cara bermain forex1454
PDF Document karakteristik cara bermain forex1232
PDF Document mendapatkan yang terbaik dari indikator1570


Related keywords