PDF Archive

Easily share your PDF documents with your contacts, on the Web and Social Networks.

Send a file File manager PDF Toolbox Search Help Contact



METRO .pdf



Original filename: METRO.pdf

This PDF 1.7 document has been generated by Microsoft® Word 2016, and has been sent on pdf-archive.com on 16/07/2017 at 09:46, from IP address 202.67.x.x. The current document download page has been viewed 142 times.
File size: 597 KB (11 pages).
Privacy: public file




Download original PDF file









Document preview


WWW.LAMPUNGSERVICE.COM
Cv Lampung Service
Kursus & Service HP
Makalah Komponen HP Struktur
SKEMA HP

1. RESISTOR ( Tahanan ) Simbol ( R ) satuan Ohm ( Ω )
Resisitor pada Handphone berbeda dengan resistor pada Komponen Elektronik umum. Resistor ini
tidak memiliki gelang warna yang menunjukan nilai hambatan. Resistor ini berfungsi sebagai
penahan arus agar arus yang melewati resistor ini tidak melampaui batas. Namun fungsi Resistor
pada umumnya adalah sebagai hambatan yang dapat menyesuaikan arus yang melewatinya. Karena
tiap komponen membutukan arus yang besarnya berbeda-beda ( variatif ). Oleh karena itulah
Resistor sangat berperan penting. Resistor yang besar juga biasanya terdapat pada jalur utama
Tegangan Batere, Tegangan Charger pengisian pada jalur Supply tegangan untuk IC PA dan
sebagainya.
2. CAPASITOR (Kondensator) Simbol ( C ) Satuan farad (µ,η,ρ)
Capasitor berfungsi sebagai penyimpanan arus juga penstabilan tegangan. Ada dua macam kapasitor
yaitu:
a. Capasitor Elektronik : Memiliki dua kutub yang berbeda yaitu Katoda ( - ) dan Anoda ( + ) dan
pemasangannya pun tidak boleh terbalik polaritasnya / kutubnya.
b. Capasitor Keramik biasa : Tidak memiliki kutub yang berbeda seperti Capasitor Elektroda,.
Pemasangannya pun boleh terbalik. Warnanya biasanya Coklat, atau abu-abu.
Pada rangkaian Handphone biasanya kutub Katoda Capasitor dihubungkan Ground pada jalur power.
Fungsinya sebagai penstabilan arus. Agar yang mengalir pada jalur tersebut stabil.
3. DIODE (Dioda) Simbol (Q,D,V,N)
Dioda berfungsi /sebagai penyearah arus pada rangkaian Handphone. Awalnya Arus Bolak-balik
(AC/Alternating Current) atau Tegangan DC tidak murni setelah melewati dioda ini menjadi arus
searah (DC/Direct Currert).
Dioda juga memiliki polaritas/kutub yaitu Anoda(+) dan Katoda(-). Pemasanganya tidak boleh
terbalik. Biasanya yang memiliki tanda garis putih adalah katoda(-).
Ada juga Dioda yang dapat memancarkan cahaya yang disebut LED (Light Emitting Diode). Led ini

berfungsi sebagai penerang LCD/Keypad/Signal lampu. Orang sering menyebut LED ini dengan
sebutan lampu, karena dapat memancarkan cahaya. Hal ini boleh-boleh saja. Namun secara teknis,
pengertian LED dan Lampu berbeda. Jika Lampu tidak memiliki polaritas, sedangkan LED memiliki
polaritas dan pemasagannya tidak boleh terbalik. Jika terbalik tidak akan memancarkan cahaya,
Malah menghambat arus yang masuk. LED biasanya berwarna hijau, kuning atau merah, Ada juga
LED yg memiliki iluminasi. Yang lebih tinggi atau disebut super. Contohnya LED Super White, LED
Super Blue. Dengan pancaran sinarnya yang melebihi LED biasa. Pada saat ini pergantian LED biasa
dengan LED Super sedang trend Agar Handphone kelihatan lebih terang dan lebih gaya.
4. TRANSISTOR Simbol ( Q,N,V )
Transistor berfungsi secara karakteristik sama dengan dioda. Gabungan dua dioda bisa disebut
Transistor. Fungsi Transistor banyak sekali pada rangkaian elektronika. Transistor sebagai saklar,
sebagai penguat frekuensi, juga sebagai pencampur frekuensi. Biasanya Transistor pada rangkaian
Handphone sudah dijadikan satu modul dalam bentuk IC. Transistor umumnya berwarna hitam dan
memiliki tiga kaki yaitu Basis, Emitor, kolektor.
5. COIL (Kumparan / Lilitan) Simbol ( L )
Coil (spul) atau biasa disebut Lilitan terbagi menjadi macam-macam fungsi. Antara lain Coil sebagai
penghubung yang berfungsi untuk menyambung jalur-jalur utama antara blok, gunanya untuk
memudahkan pemeriksaan sewaktu-waktu diperlukan agar tiap blok terpisah. Lalu Coil untuk
Loudspeker, Buzzer, Vibrator dan sebagainya.
Berfungsi untuk memperbesar output suaranya. Kemudian ada Coil untuk Antenna dan juga Coil
untuk trafo frekuensi menegah. Bentuk seluruh coil berbeda-berbeda. Namun fungsinya hampir
sama. Coil tidak memiliki polaritas, jadi boleh dipasang terbalik.
Bentuk Coil ada yang mirip Capasitor. Hanya warnanya saja yang Abu-abu agak kehitaman.
6. Trafo IF (Trafo frekuensi Menegah) Simbol (T)
Trafo ini digunakan untuk penguat frekuensi menegah pada bagaian RF. Melalui trafo ini gelombang
HF yang diterima dapat ditangkap dan diperkuat oleh Trafo IF ini. Warna dari trafo ini umumnya
putih dengan 5-6 kaki berbentuk kotak persegi.
7. Filter RX/TX (Receiver / Transmitter) Simbol ( Z )
Filter RX/TX ini hanya ada dibagian RF. Ada tiga jenis filter HF?IF ini. Yaitu HPF (High Pass Filter), LPF
(Low Pass Filter), BPF (Band Pass Filter). Yang umum digunakan pada rangkaian Handphone adalah
Filter BPF.
Fungsi dari pada filter ini adalah untuk menyaring dan menyeleksi frekuensi yang ber-hak melewati
filter ini adalah MHZ. tergantung resistansi filter tersebut.
Contoh : HF BPF Filter 935-960 MHZ. berarti Filter tersebut Adalah Filter yang berfungsi untuk
menyaring Frekuensi Tinggi yang masuk, agar setelah melewati filter tersebut, frekuensi yang
diperbolehkan lewat adalah frekuensi dengan Bandwich 935-960 Mhz. frekuensi yang diatas atau
dibawah itu tidak dapat lewat.
Ada macam-macam jenis filter yaitu Filter pada jalur penerima disebut RX Filter. Sedangkan pada
jalur pemanacar disebut TX Filter. dan dibagi Menjadi Filter GSM 900 Mhz (satelindo, Telkomsel, XL)
atau Filter PCN/DCS 1800 Mhz (IM3). Ada juga filter 71 Mhz, dan sebagainya.

8. Relai Switch
Relai Switch ini biasanya terdapat pada Handphone yang memiliki flip. Bentuknya dua bagian kawat
yang terbungkus tabung kaca, juga ada yang berbentuk Transistor. Relai Switch ini bekerja bila ada
gaya medan magnet penggeraknya. Bila Relai ini Rusak/Short/Terhubung terus, bias jadi handphone
memiliki gejala seperti mati total, LCD Blank, Keypad Hang dan sebagainya. Relai seperti ini biasanya
ada di Handphone Ericsson, Motorola, Samsung dan sebagainya.
9. VCO (Voltage Control Oscillator)
VCO ada yang sudah terbentuk menjadi satu modul / blok. Ada pula yang masih berupa rangkaian
pada PWB.
Fungsi dari pada VCO ini pada Handphone adalah suatu Oscillator/pembangkit Gelombang Frekuensi
lokal yang akan dikirim kepada IC IF Mixer. Oleh IC Mixer, Frekuensi tersebut akan dicampur dengan
High Frekuensi yang datang dari Antenna pada jalur RX. Selisih Gelombang kedua Frekuensi
tersebut, Hasilnya akan dikirim ke IC Audio guna diolah lagi menjadi frekuensi suara yang dapat
didengar oleh kita.
Proses tersebut dinamakan Demodulation (Penurunan frekuensi). Sedangkan pada jalur TX
Gelombang suara dari Microphone masuk ke IC Audio (IC ADC=Analog To Digital Converter), diolah
menjadi frekuensi Data. Lalu masuk ke IC Mixer/IC IF. Gelombang VCO juga ikut masuk ke dalam IC
Mixer. Penggabungan kedua frekuensi itu akhirnaya dikirim ke IC PA agar bisa transmit ke Antenna.
Proses pada jalur TX ini dinamakan Modulation (Penaikkan frekuensi).
10. Sleep Clock Crystal 32 Khz Simbol (B)
Selain berfungsi untuk menampilkan jam pada display (Real Time Clock). Juga dapat berfungsi
sebagai pembangakit frekuensi yang diperkuat terlebih dahulu oleh IC Power. Gejala yang timbul bila
Crystal ini rusak adalah tampilan jam tidak dapat bergerak, handphone suka hang ataupun mati
hidup sendiri, Signal tidak stabil, Sleep Clock yang diterima IC CPU tidak optimal sehingga kerja
processor menjadi tidak stabil/lambat. Dengan kerja Processor yang tidak stabil itulah sehingga
gejala-gejala diatas muncul.
11. Main Clock System Crystal 13 Mhz Simbol (G)
Crystal ini membangkitkan getaran frekuensi 13 Mhz untuk dikirim sebagai Main Clock System bagi
CPU guna menjalankan tugasnya sebagai processor. Juga Crystal ini berfungsi sebagai Reference
Frequency 13 Mhz untuk bagaian RF.Jika ada Crytal 26 Mhz maka Frekuensi 26 Mhz itu akan masuk
dulu ke dalam IC IF Signal Processor untuk dibagi menjadi 2 (Divider System) sehingga terbentuk
frekuensi 13 Mhz yang akhirnya akan dikirim ke CPU juga.
Jika Crystal ini rusak / tidak bekerja sama sekali maka Handphone tidak akan dapat hidup. Karena IC
CPU tidak akan bekerja jika tidak mendapat signal frekuensi 13 Mhz dari Main Crystal tersebut.
Sedangkan jika Crystal ini nilainya melenceng 0,001 Mhz saja (Contoh : 13,001 Mhz) maka
Handphone tidak akan dapat signal. Jika dapat pun maka signal yang tampil tidak akan stabil (naikturun).
12. IC Antenna Switch
Antenna Switch ini pada handphone berfungsi sebagai pemisah jalur pada saat Transmit maupun
pada saat Receive, dan Juga pemisah jalur untuk frekuensi 900/1800 Mhz (GSM/PCN).
Pada Handphone Single Band hanya ada dua jalur RX atau TX. Sedangkan pada handphone Dual


Related documents


PDF Document metro
PDF Document vco voltage control oscilator
PDF Document ic vco pengertian reparasi service
PDF Document beberapa masalah komponen handphone
PDF Document komponen pada handphone fungsi fungsinya
PDF Document service konektor usb bandar lampung


Related keywords