PDF Archive

Easily share your PDF documents with your contacts, on the Web and Social Networks.

Share a file Manage my documents Convert Recover PDF Search Help Contact


Search


PDF Archive search engine
Last database update: 29 September at 12:16 - Around 220000 files indexed.

Show results per page

Results for «bahwa»:


Total: 400 results - 0.078 seconds

Widhiarso 2010 - Respon Alternatif Tengah pada Skala Likert 100%

Pengembangan Skala Psikologi :  Lima Kategori Respons ataukah Empat Kategori Respons ?     Oleh : Wahyu Widhiarso  Fakultas Psikologi UGM    Berapa kategori opsi yang disediakan dalam skala psikologi masih dalam perdebatan. Namun sebagian besar  sudah menunjukkan beberapa kesepakatan yang ditunjukkan dengan hasil‐hasil penelitian yang konsisten.  Lima kategori respons ataukah empat kategori respons ? Tulisan ini mencoba membedah berbagai pandangan  dari ahli yang mendukung masing‐masing jenis. Meski sudah sampai pada kesimpulan, tulisan ini masih dalam  taraf draft karena masih banyak hasil‐hasil penelitian yang belum dieksplorasi.  Mengapa Menyediakan Ketegori Tengah ?  Upaya untuk memasukkan kategori tengah (middle category) adalah untuk memfasilitasi responden yang  memiliki trait yang sedang (moderate trait standing). Klopfer dan Madden (1980) menjelaskan bahwa  penyediakan alternatif tengah respons bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi responden yang  memiliki sikap moderat terhadap pernyataan yang diberikan. Tidak disediakannya alternatif tengah akan  menyebabkan responden merasa dipaksa untuk memilih alternatif secara bipolar. Keterpaksaan ini akan  memberikan kontribusi kesalahan sistematis dalam pengukuran.   Penggunaan alternatif tengah secara historis memang ada. Likert yang mengembangkan skala yang kemudian  dinamakan dengan Skala Likert dari awalnya memang menyediakan kategori respons tengah. Skala Likert  memuat pernyataan yang responden diminta untuk mengevaluasi kesesuaian responden dengan pernyataan  yang diberikan. Lima kategori respon disediakan untuk dipilih oleh responden.   Meski Likert menyarankan lima alternatif respons, namun banyak ahli yang menyarankan untuk menggunakan  bermacam‐macam jumlah kategori respon. Sebuah studi empiris menemukan bahwa 5 atau 7 alternatif respon  skala titik dapat menghasilkan nilai rata‐rata sedikit lebih tinggi (secara relatif dari skor tertinggi yang mungkin  dicapai) jika dibandingkan dengan skala yang menyediakan 10 alternatif. Artinya, semakin sedikit jumlah  respons variasi data semakin berkurang. Masalahnya adalah apakah setiap responden bisa memahami  perbedaan kategori hingga 10 level ? Jumlah pilihan di sekitar 5 hingga 7 kategori lebih disarankan dibanding  alternatif di atas jumlah tersebut.  Mengapa Responden Memilih Kategori Tengah?  Alternatif tengah respons disediakan untuk memfasilitasi sikap responden yang moderat, akan tetapi  responden tidak hanya memilih kategori ini untuk menunjukkan traitnya yang moderat (Hofacker, 1984),  namun dipengaruhi oleh banyak faktor.   Beberapa ahli telah meneliti mengapa responden memilih alternatif tengah kategori. Shaw dan Wright (1967)  mengemukakan tiga kemungkinan responden kategori tengah, yaitu : (1) mereka tidak memiliki sikap atau  pendapat, (2) mereka ingin memberikan penilaian secara seimbang, atau (3) mereka belum memberikan sikap  atau pendapat yang jelas. Kulas & Stachowski (2009) menjelaskan faktor lain seperti ragu, tidak memahami  pernyataan dalam butir, respons mereka kondisional, atau mereka memiliki berdiri netral, moderat, atau rata‐ rata.  Ahli lain menjelaskan bahwa pemilihan kategori tengah menunjukkan keengganan responden untuk memilih  arah tanggapan terhadap pernyataan. Bisa jadi mereka memilih respons tengah karena kesulitasn  menginterpretasi butir pernyataan  (Goldberg, 1981). Yang et al. (2002)  menemukan bahwa responden  cenderung memilih kategori tengah ketika mendapati butir yang sulit dipahami.   Kesimpulan. Skor skala bisa menjadi bias jika responden yang cenderung memilih kategori tengah, dikarenakan  tidak memahami butir dan merasa tidak nyaman dengan pernyataan yang diberikan. Oleh karena itu bagi  penyusun skala psikologi diharapkan untuk menyusun butir yang mudah dipahami dan membangun interaksi  yang hangat dengan responden agar mereka merasa tidak terintervensi.      1 | Pengembangan Skala Psikologi  |  Wahyu Widhiarso 2010    Dampak Penyediaan Kategori Tengah  Andrews (1984) menemukan bahwa keberadaan alternatif tengah eksplisit dalam kategori jawaban tidak  memiliki efek yang signifikan pada kualitas data. Rerata respon terhadap butir akan meningkat secara linear  dan varians item meningkat kurvelinier dengan meningkatnya jumlah kategori jawaban. Peningkatan rerata  adalah wajar dan tidak menjadi masalah karena jumlah alternatif menjadi bertambah yang diiringi dengan  peningkatan varians. Peningkatan varians inilah yang banyak menjadi ketertarikan kita, karena menunjukkan  informasi yang kita miliki semakin bervariasi.   Di sisi lain, nilai konsistensi internal (alpha) tidak berubah secara sistematis dengan meningkatnya jumlah  kategori respon (Aiken, 1983). Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa jumlah kategori jawaban tidak  membuat perbedaan dalam mean dan varians respon item dan skor total skala.  Kulas et al. (2008) menemukan bahwa korelasi skor antar variabel yang dihitung antara skala yang  menyediakan alternatif titik tengah maupun tidak menyediakan memiliki korelasi yang tinggi, bergerak antara  0.94 hingga 1.0. Artinya, skornya yang dihasilkan sama saja sehingga validitas kriteria yang didapatkan dari  korelasi dengan skor kriteria dipastikan akan tetap tidak berubah.  Mattel dan Jacoby (1971)  menemukan bahwa reliabilitas pengukuran dan validitas skala independen terhadap  jumlah alternatif respons.   Kesimpulan. Skor skala yang menyediaan kategori tengah dengan yang tidak memiliki kategori tengah, tidak  memiliki perbedaan yang berarti. Reliabilitas pengukuran dan validitas butir tidak mengalami perbedaan. Yang  berbeda adalah varian skor. Dengan adanya kategori tengah, variasi data lebih tinggi dibanding dengan yang  tidak. Oleh karena itu menyediakan kategori tengah akan menghasilkan data yang lebih bervariasi.  Jumlah Alternatif Ganjil dan Genap  Beberapa penulis secara eksplisit telah membahas masalah jumlah alternatif respon kategori yang ganjil versus  genap. Kalton, Roberts, dan Holt (1980) menunjukkan bahwa ketika inves tigators memutuskan untuk tidak  menawarkan alternatif tengah eksplisit, mereka biasanya menganggap bahwa kategori tengah terdiri sebagian  besar tanggapan dari orang‐orang yang bersandar terhadap satu atau kutub alternatif lain, meskipun mungkin  dengan sedikit intensitas.   Klopfer (1980) berpendapat bahwa penyelidik yang menawarkan alternatif yang mungkin tengah berasumsi  bahwa responden benar‐benar mendukung posisi tengah. Akibatnya, jika responden dipaksa untuk memilih  alternatif yang ada, pilihan ini akan memberikan kontribusi kesalahan pengukuran sistematis.  Kesimpulan : Jumlah opsi genap akan memaksa responden untuk memilih sikap yang jelas terhadap  pernyataan yang diberikan sedangkan jumlah opsi ganjil memfasilitasi responden yang belum memiliki sikap  yang jelas. Pemaksaan tersebut dapat menimbulkan eror pengukuran, karena skor yang dihasilkan tidak benar‐ benar menggambarkan diri responden.   Menyediakan Alternatif tengah Memang akan Meningkatkan Jumlah Pemilihnya, tapi ...  Kalton, Roberts, dan Holt (1980) melaporkan bahwa pilihan kategori respon tengah berkisar antara 15 dan 49  persen ketika item kuesioner menyediakan titik tengah secara eksplisit dalam kategori respons yang berjumlah  ganjil. Di sisi lain Presser dan Schuman (1980) menemukan jumlah yang lebih sedikit yaitu antara 10 dan 20  persen. Hal ini menunjukkan bahwa penyediaan alternatif respon tengah meningkatkan proporsi responden  yang menyatakan pandangan netral secara substansial. Kecenderungan ini bahkan mungkin meningkat ketika  isu‐isu sensitif pertanyaan perhatian (Kalton & Schuman, 1982).  DuBois dan Burns (1975) berargumen bahwa responden memilih alternatif tengah karena merasa ambivalen  (tidak dapat memutuskan apakah akan setuju atau tidak setuju), indiferen (tidak peduli) atau  tidak merasa  cukup kompeten atau cukup informasi untuk mengambil sikap.  Kesimpulan : Menyediakan alternatif tengah memang akan meningkatkan jumlah pemilihnya, tapi  kecenderungan itu meningkat tajam jika pernyataan yang tertulis dalam butir kurang mudah dipahami,  membingungkan atau mengurangi kenyamanan/keamanan responden. Untuk mengatasi hal ini penulis butir  diharapkan menulis butir dengan pernyataan yang jelas dan tidak mengintervensi responden.        2 | Pengembangan Skala Psikologi  |  Wahyu Widhiarso 2010     “Netral” dan “Tidak Yakin”, Apakah Beda?  Presser dan Schuman (1980) memberikan kuesioner yang menyediakan kategori “tidak tahu” (don’t know)  secara eksplisit, kemudian memberikan lagi kuesioner yang melibatkan kategori tidak tahu dan netral.  Hasilnya, dengan menambahkan kategori netral, jumlah responden yang memilih tidak tahu menjadi  berkurang. Beberapa dari mereka yang menanggapi tidak tahu di kuesioner tanpa kategori netral, menjadi  memilih kategori netral  ketika pilihan netral disediakan. Apakah penelitian ini menunjukkan bahwa kategori  netral dan tidak tahu dimaknai sama oleh responden, belum tentu.  Bishop et al. (1988, dikutip dari DeMars & Erwin, 2005) memberikan dua jenis kuesioner kepada responden.  Satu kuesioner menyediakan opsi tengah dan satunya lagi menyediakan tidak berpendapat (no opinion).  Hasilnya proporsi responden memilih kedua jenis opsi tersebut tidak sama. Hal ini menunjukkan bahwa  responden memaknai kedua jenis opsi itu sebagai hal yang berbeda.  DeMars dan Erwin (2005)  melakukan penelitian mengenai penyediaan respons tengah yang dibagi menjadi  dua jenis, yaitu netral (neutral) dan tidak yakin (unsure). Responden diminta untuk merespon survei yang  mengukur perkembangan identitas dengan menggunakan skala Likert 4‐poin dengan dua opsi tambahan:  netral dan tidak yakin. Jumlah responden yang memilih netral dibandingkan dengan yang memilih tidak yakin  pada butir yang sama. Dari sisi rata‐rata didapatkan bahwa skor kedua kelompok siswa adalah sama. Hasil  penelitian menunjukkan bahwa alternatif respons netral dan tidak yakin menunjukkan sesuatu berbeda dari.   Kesimpulan : Opsi netral dan tidak tahu memiliki makna yang berbeda. Opsi netral menunjukkan bahwa  responden belum mampu menentukan sikap, dengan syarat pernyataan di dalam butir sangat jelas atau tidak  ambigu. Opsi tidak tahu menunjukkan bahwa responden tidak mengetahui bagaimana dia bersikap yang  sehingga dapat dimungkinkan opsi tidak tahu memfasilitasi kebingungan responden terhadap pernyataan.  Penggunaan opsi netral lebih disarankan dibanding dengan opsi tidak tahu.  Penutup  Penulis kuesioner harus memutuskan apakah memasukkan titik tengah atau tidak sesuai dengan pernyataan  yang diberikan kepada responden (Brace, 2004). Meskipun penggunaan respon kategori tengah tidak  mempengaruhi reliabilitas dan validitas dalam penelitian ini, namun direkomendasikan bahwa penilaian  pengembang kuesioner untuk memasukkan alternatif tengah (Kulas, et al., 2008). Ahli lain bahwa  menyediakan kategori tengah memungkinkan responden untuk menunjukkan respon yang netral dan lebih  diskriminatif dalam respon mereka, membuat nilai skala yang lebih handal dan skala yang lebih disukai oleh  responden (Cronbach, 1950).  Banyak peneliti menyimpulkan bahwa berapa jumlah optimal kategori skala tergantung dari spesifik isi dan  fungsi dari kondisi pengukuran (e.g. Friedman, Wilamowsky, & Friedman, 1981). Misalnya dalam konteks  seleksi karyawan, penggunaan skala tanpa kategori tengah lebih mampu mereduksi kepatutan sosial (social  desirability) dibanding dengan yang menggunakan kategori tengah (Garland, 1991).   Menurut penulis, jenis pernyataan dalam butir juga menjadi pertimbangan untuk memasang opsi tengah  ataukah tidak. Untuk menanyakan masa lalu atau perilaku responden, kita tidak mungkin memberikan opsi  kategori tengah. Sulit sekali bagi responden ketika menemui pernyataan yang merefleksikan masa lalu  misalnya “Saya pernah berurusan dengan polisi“atau yang memfokuskan pada perilaku misalnya “Saya akan  menegur orang yang merokok di depan saya”.     REFERENSI  Aiken, L. R. (1983). Number of Response Categories and Statistics on a Teacher Rating Scale.  Educational and Psychological Measurement, 43(2), 397‐401.  Brace, I. (2004). Questionnaire design. London: Kogan Page Ltd.  Cronbach, L. J. (1950). Further evidence on response sets and test design. educational and  psychological measurement, 10, 3‐31.  DeMars, C. E., & Erwin, T. D. (2005). Neutral or Unsure: Is there a Difference?,  Poster presented at the annual meeting of the American Psychological Association.  Washington, DC.    3 | Pengembangan Skala Psikologi  |  Wahyu Widhiarso 2010    Dubois, B., & Burns, J. A. (1975). An Analysis of the Meaning of the Question Mark Response  Category in Attitude Scales. Educational and Psychological Measurement, 35(4), 869‐884.  Friedman, H. H., Wilamowsky, Y., & Friedman, L. W. (1981). A comparison of balanced and   unbalanced rating scales. The Mid‐Atlantic Journal of Business, 19(2), 1‐7.  Garland, R. (1991). The mid‐point on a rating scale: Is it desirable? . Marketing Bulletin, 2, 66‐70.  Goldberg, L. R. (1981). Unconfounding situational attributions from uncertain, neutral, and  ambiguous ones: A psychometric analysis of descriptions of oneself and various types of  others. Journal of Personality and Social Psychology, 41, 517‐552.  Hofacker, C. F. (1984). Categorical Judgment Scaling with Ordinal Assumptions. Multivariate  Behavioral Research, 19(1), 91 ‐ 106.  Klopfer, F. J., & Madden, T. M. (1980). The Middlemost Choice on Attitude Items. Personality and  Social Psychology Bulletin, 6(1), 97‐101.  Kulas, J. T., Stachowski, A., & Haynes, B. (2008). Middle Response Functioning in Likert‐responses to  Personality Items. Journal of Business and Psychology, 22(3), 251‐259.  Kulas, J. T., & Stachowski, A. A. (2009). Middle category endorsement in odd‐numbered Likert  response scales: Associated item characteristics, cognitive demands, and preferred  meanings. [doi: DOI: 10.1016/j.jrp.2008.12.005]. Journal of Research in Personality, 43(3),  489‐493.  Matell, M. S., & Jacoby, J. (1971). Is There an Optimal Number of Alternatives for Likert Scale Items?  Study I: Reliability and Validity. Educational and Psychological Measurement, 31(3), 657‐674.  Yang, C. L., O'Neill, T. R., & Kramer, G. A. (2002). Examining item difficulty and response time on  perceptual ability test items. Journal of Applied Measurement, 3, 282–299.        4 | Pengembangan Skala Psikologi  |  Wahyu Widhiarso 2010                5 | Pengembangan Skala Psikologi  |  Wahyu Widhiarso 2010   

https://www.pdf-archive.com/2012/05/01/widhiarso-2010-respon-alternatif-tengah-pada-skala-likert/

01/05/2012 www.pdf-archive.com

Tips berguna untuk Membeli Musik Rock Memorabilia 98%

Ini berarti bahwa Anda harus memutuskan jenis musik atau musisi untuk menargetkan.

https://www.pdf-archive.com/2017/02/09/tips-berguna-untuk-membeli-musik-rock-memorabilia/

09/02/2017 www.pdf-archive.com

24-Herman 98%

Secara kasat mata dapat diduga bahwa dengan banyaknya penduduk dan dengan semakin tingginya tuntutan pasar akan tenaga dengan kualifikasi tertentu menuntut penduduk Indonesia untuk meningkatkan kompetensi mereka.

https://www.pdf-archive.com/2011/03/16/24-herman/

16/03/2011 www.pdf-archive.com

YUSRIZAL ok 97%

Untuk menguji hipotesis-hipotesis pada penelitian ini digunakan Regresi linear Berganda dan Chow Test yang bertujuan untuk menguji apakah terdapat perbedaan penentuan struktur modal pada perusahaan-perusahaan tersebut.Hasil penelitian menunjukkan secara simultan bahwa variabel ROA, growth of sales, non debt tax shield, risiko bisnis dan struktur aktiva berpengaruh secara signifikan terhadap struktur modal baik sektor pertambangan maupun sektor pertanian.

https://www.pdf-archive.com/2016/11/08/yusrizal-ok/

08/11/2016 www.pdf-archive.com

51-Nurul Huda 97%

Kondisi ini didukung oleh hasil penelitian Suryaman (2001) yang menunjukkan bahwa tingkat kompetensi dan kinerja penyuluh di provinsi NTB, NTT, Jatim, dan Jabar masih rendah.

https://www.pdf-archive.com/2011/12/05/51-nurul-huda/

05/12/2011 www.pdf-archive.com

Mendapatkan Kulit Bersinar Dengan Lulur Pencerah Kulit 95%

Saya sangat percaya bahwa hal terbaik yang dapat Anda lakukan untuk kulit adalah untuk pengelupasan - untuk menghapus sel-sel mati.

https://www.pdf-archive.com/2016/03/30/mendapatkan-kulit-bersinar-dengan-lulur-pencerah-kulit/

30/03/2016 www.pdf-archive.com

LAURENSIA & DESI ANITA ok 95%

Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan variabel Operating Profit Margin, Return On Equity, Earning Per Share, Kurs dan Inflasi berpengaruh signifikan terhadap Harga Saham.

https://www.pdf-archive.com/2016/11/08/laurensia-desi-anita-ok/

08/11/2016 www.pdf-archive.com

33-Andik Hadi Mustika 95%

Dalam bidang mata pelajaran fisika ditemukan bahwa guru masih mempunyai qualifikasi yang perlu ditingkatkan, banyak diantara mereka yang bukan major di Fisika apalagi untuk sekolah swasta, tidak ada sistem evaluasi secara akademik untuk guru, sekali menjadi guru, mereka akan terus menjadi guru sampai pensiun.

https://www.pdf-archive.com/2011/03/16/33-andik-hadi-mustika/

16/03/2011 www.pdf-archive.com

MicrosoftWord-BERKAT 94%

Ada yang berpendapat bahwa para pelayan untuk berkat-berkat hanya bisa diberikan oleh mereka yang telah ditahbiskan saja (Uskup, Imam dan Diakon), sedangkan umat biasa tidak boleh.

https://www.pdf-archive.com/2011/07/11/microsoftword-berkat/

11/07/2011 www.pdf-archive.com

Agung 1 Asep Rohiman Lesmana 94%

Hasil penelitian menunjukan bahwa program experiential based counseling untuk mengembangkan kompetensi intrapersonal dan interpersonal mahasiswa menunjukkan hasil yang efektif dan signifikan dalam membantu meningkatkan semua aspek.

https://www.pdf-archive.com/2016/09/25/agung-1-asep-rohiman-lesmana/

25/09/2016 www.pdf-archive.com

40-Sri Wahyuni 94%

Hal ini mengidentifikasikan bahwa tantangan yang dihadapi generasi yang akan datang pun akan semakin berat.

https://www.pdf-archive.com/2011/12/05/40-sri-wahyuni/

05/12/2011 www.pdf-archive.com

Pengalaman Ignition 93%

memberikan wawasan bahwa membership merupakan revenue stream yang paling baik untuk startup digital;

https://www.pdf-archive.com/2017/05/04/pengalaman-ignition/

04/05/2017 www.pdf-archive.com

cara urus pengacara perceraian di1640 93%

Bahwa sesudah pernikahan tersebut Penggugat with Orang yang digugat bertempat tinggal di Jakarta timur yang beralamat di jalan panjang kelurahan pendet kecamatan bojong kenyot nomor 91 Rukun tetangga88 RW81 orang tua penggugat juga bertempat tinggal pada address tersebut diatas.Bahwa usia perkawinan antara Penggugat dan Tergugat sudah mencapai 6 tahun and belum memiliki buah hati.

https://www.pdf-archive.com/2013/08/17/cara-urus-pengacara-perceraian-di1640/

17/08/2013 www.pdf-archive.com

Bagaimana Cara Blog Banyak Pengunjung dari Mesin Pencarian 92%

Saya biasanya memakan waktu sekitar 4-6 jam untuk menulis artikel seperti ini, beberapa orang mungkin berpikir itu membuang-buang waktu, tapi aku benar-benar yakin bahwa ini adalah sangat baik dihabiskan, Anda tahu mengapa?

https://www.pdf-archive.com/2017/03/10/bagaimana-cara-blog-banyak-pengunjung-dari-mesin-pencarian/

10/03/2017 www.pdf-archive.com

Melepaskan Sanggulan Rambut saat Mandi Wajib 92%

Kelompok pertama mengatakan bahwa wajib membasahi semua rambut, dan tiada boleh ketinggalan satupun rambut, kemudian wanita yang hendak mandi diwajibkan membuka sanggulnya agar keseluruhan rambut terairi air (basah).

https://www.pdf-archive.com/2017/10/10/melepaskan-sanggulan-rambut-saat-mandi-wajib/

10/10/2017 www.pdf-archive.com

JURNAL TESSA ok 92%

Hasil penelitian ini memberikan bukti bahwa independensi memiliki pengaruh terhadap ketepatan pemberian opini auditor dan kompetensi, resiko audit dan etika berpengaruh terhadap ketepatan pemberian opini auditor melalui skeptisisme profesional auditor.

https://www.pdf-archive.com/2016/11/08/jurnal-tessa-ok/

08/11/2016 www.pdf-archive.com

57-Samsul Islam, K.A. Puspitasari 92%

Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen SDLRS Bahasa Indonesia versi kedua yang digunakan pada penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat reliabilitas yang cukup tinggi (0,859) yang berarti instumen ini mampu secara efektif mengukur tingkat kesiapan belajar mahasiswa dan calon mahasiswa PTTJJ di Indonesia.

https://www.pdf-archive.com/2011/03/16/57-samsul-islam-k-a-puspitasari/

16/03/2011 www.pdf-archive.com

The Perks of Cloud Computing 92%

Salah satu fasilitas utama adalah bahwa Anda selalu dapat mengakses data yang tersimpan di awan.

https://www.pdf-archive.com/2017/01/06/the-perks-of-cloud-computing/

06/01/2017 www.pdf-archive.com

Tips untuk menjaga Smartphone pada kinerja puncak 92%

Tapi untungnya, selalu ada sesuatu yang dapatAnda l akukan untuk memastikan bahwa ponsel Anda tetap di atas kinerja.

https://www.pdf-archive.com/2016/12/19/tips-untuk-menjaga-smartphone-pada-kinerja-puncak/

19/12/2016 www.pdf-archive.com

17-Suhartono 91%

Pada beberapa dekade terakhir ini, masyarakat dunia termasuk Indonesia menganggap bahwa kemajuan di bidang ilmu dan teknologi telah membawa dampak negatif selain dampak positif bagi manusia.

https://www.pdf-archive.com/2011/03/16/17-suhartono/

16/03/2011 www.pdf-archive.com

Dasar-dasar olahraga Betting 90%

Dasar-dasar olahraga Betting Dalam hal bahwa Anda pernah diperlukan untuk meletakkan taruhan pada kesempatan mengenakan, namun itu dikuasai oleh semua pembahasan peluang, titik menyebar, bandar judi, dan sportsbooks, bersantai.

https://www.pdf-archive.com/2014/11/19/dasar-dasar-olahraga-betting/

19/11/2014 www.pdf-archive.com

Perbuatan yang Dilarang Karena Haid Nifas dan Istihadhoh 90%

Menurut Syaikh Zainuddin mendefinisikan nifas sebagai kumpulan darah haid yang keluar setelah selesai melahirkan.[6] Sejalan dengan itu Syaikh Muhammad Ibnu Qasim merumuskan darah nifas ialah darah yang keluar mengiringi keluarnya anak oleh karenanya darah itu keluar berbarengan dengan keluarnya anak atau sebelumnya.[7] Sementara itu, Sayyid Sabiq mengatakan nifas adalah darah yang keluar disebabkan oleh kelahiran anak walaupun itu berupa keguguran.[8] Madzhab Hanafi dan Syafi’i berpendapat bahwa nifas adalah darah yang keluar sesudah melahirkan, sedangkan darah yang keluar bersamaan dengan bayi ketika dilahirkan atau sebelumnya bukan merupakan darah nifas, melainkan darah penyakit dan darah istihadhah.[9] Hambali mendefinisikan darah nifas, adalah darah yang keluar bersama keluarnya anak, baik sesudahnya maupun sebelumnya, dua atau tiga hari dengan tanda-tanda akan melahirkan.

https://www.pdf-archive.com/2017/10/10/perbuatan-yang-dilarang-karena-haid-nifas-dan-istihadhoh/

10/10/2017 www.pdf-archive.com

PROPOSAL BISNIS SUKITEEN SIAP 90%

Hal ini semakin diperkuat dengan adanya survey yang kami lakukan pada bulan Januari bahwa ternyata 69% persen mahasiswa S1 Prasetiya Mulya bosan dengan pilihan makanan yang ada di kantin.

https://www.pdf-archive.com/2015/01/18/proposal-bisnis-sukiteen-siap/

18/01/2015 www.pdf-archive.com

REVISI 1 90%

Hal ini semakin diperkuat dengan adanya survey yang kami lakukan pada bulan Januari bahwa ternyata 69% persen mahasiswa S1 Prasetiya Mulya bosan dengan pilihan makanan yang ada di kantin.

https://www.pdf-archive.com/2015/01/18/revisi-1/

18/01/2015 www.pdf-archive.com

3-Ernik Yuliana, Adhi Susilo, Deddy Ahmad Suhardi 89%

Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 49,3% pengolah berada pada kategori umur dewasa tengah, dan mempunyai tingkat pendidikan yang rendah (80%).

https://www.pdf-archive.com/2011/03/16/3-ernik-yuliana-adhi-susilo-deddy-ahmad-suhardi/

16/03/2011 www.pdf-archive.com