Search


PDF Archive search engine
Last database update: 13 May at 01:56 - Around 76000 files indexed.


Show results per page

Results for «desain»:


Total: 29 results - 0.044 seconds

Widhiarso 2010 - Catatan dalam Penggunaan Eta-Squared dalam ANAVA 100%

Catatan dalam Penggunaan Eta-Squared dalam Analisis Varians   Oleh Wahyu Widhiarso | Fakultas Psikologi UGM | 2010    Setelah membaca artikel tulisan Stephen Olejnik dan James Algina yang berjudul “Generalized Eta  and Omega Squared Statistics: Measures of Effect Size for Some Common Research Designs” yang  diterbitkan  oleh  Jurnal  Psychological  Methods  tahun  2003  cukup  mengagetkan.  Nampaknya  apa  yang selama ini dilakukan peneliti untuk mengestimasi nilai sumbangan efektif (efek ukuran/effect  size) dengan menggunakan analisis varians (ANAVA) baik untuk penelitian eksperimen maupun non  eksperimen  perlu  diperbaiki.  Selama  ini  peneliti  yang  menggunakan  program  SPSS  banyak  menggunakan  fasilitas  default  program  tersebut  untuk  menghitung  effect  size.  Dengan  mengklik  tombol  effect  size  maka  nilai  partial  eta  squared  akan  muncul.  Nah,  biasanya  yang  kita  laporkan  untuk menunjukkan berapa sumbangan efektif adalah partial eta squared tersebut. Padahal banyak  catatan  untuk  menggunakan  koefisien  tersebut.  Yang  dianjurkan  oleh   Olejnik  dan  Algina  (2003)  adalah generalized eta squared. Apa bedanya ?  PENGERTIAN  • • • • Eta‐squared adalah salah satu ukuran hubungan; sama seperti koefisien korelasi pada skala 0‐1  yang dapat memberitahu anda berapa banyak varians di VARIABEL DEPENDEN (VD) yang dapat  dijelaskan oleh masing‐masing VARIABEL INDEPENDEN (VI).  Eta‐squared analog untuk R kuadrat dan dapat dianggap sebagai sebuah persentase pada skala  0‐100.  Eta‐squared  adalah  informasi  tambahan  yang  hanya  berguna  jika  hubungan  atau  perbedaan  yang disimpulkan dari analisis adalah signifikan.  Eta‐squared  mencerminkan  persentase  varians  VD  dijelaskan  oleh  VI  pada  data  sampel.  Sebagai  estimasi  varians  yang  dijelaskan  dalam  populasi  itu  adalah  berpotensi  menghasilkan  informasi  yang  bias  (over  atau  under  estimate).  Omega‐squared  adalah  salah  satu  alternatif  yang disarankan.\  PERBANDINGAN    Eta‐squared  • • • • • Eta‐squared = SSbetween / SStotal  Ada satu eta‐squared pada tiap efek (misalnya eta pada interaksi).  Eta‐squared jika ditotal maka hasilnya sama dengan 1 (100% efek)  Tidak tersedia pada SPSS.  Persen  dari varians dijelaskan oleh tiap variabel independen.  Partial eta‐squared  • Partial eta‐squared = SSbetween / SStotal + SSerror    1    • • • Tersedia pada SPSS.  Jika ditotal maka jumlahnya tidak sama dengan 1 sehingga sulit untuk diinterpretasikan  Not recommended.  Catatan  • • • Jika diterapkan pada ANOVA satu jalur maka eta‐squared dan partial eta‐squared adalah sama.  Untuk desain yang lebih kompleks, yang sebagian eta‐squared umumnya akan lebih besar dari  eta‐squared.  Untuk  ANOVA  campuran,  eta‐squared  harus  dihitung  secara  terpisah  dalam  konteks  efek‐ subjek dalam tabel ANOVA dan efek antara‐subjek tabel ANOVA. Dalam situasi ini, eta‐squared  jika dijumlah dapat bernilai 1 untuk efek dalam subjek (within subject), dan 1 untuk efek antar  subjek (between subject). Tapi mereka tidak bisa semua dikombinasikan untuk sama 1.  KESIMPULAN  Partial  eta  squared  dipengaruhi  oleh   jenis,  desain,  strategi  dan  pengukuran,  dengan  demikian  peneliti  perlu  berhati‐hatilah  dengan  membandingkan  eta‐squared  antara  studi  yang  berbeda,  terutama jika desain bervariasi. Misalnya ada dua penelitian A dan B bertujuan menguji pengaruh  faktor terapi perilaku untuk menurunkan kontrol diri. Prosedur, waktu, intensitas dsb pada kedua  terapi adalah sama. Penelitian A melibatkan variabel jender, sedangkan penelitian B tidak. Karena  komposisi  variabel  yang  berbeda,  maka  jenis  analisis  kedua  penelitian  di  atas  juga  berbeda.  Jika  secara  empirik  jender  turut  mempengaruhi  keberhasilan  terapi  (kontrol  diri),  maka  nilai  peranan  terapi pada kedua penelitian di atas berbeda. Peranan terapi pada penelitian A (melibatkan jender)  menjadi  lebih  kecil  dibanding  dengan  penelitian  B  (tanpa  melibatkan  jender).  Jika  kita  menggunakan partial eta squared  melalui SPSS untuk melihat sumbangan efektif perlakuan, maka  hasil  dua  partial  eta  squared  pada  masing‐masing  penelitian  tidak  dapat  dibandingkan.  Hal  ini  dikarenakan partial eta squared tergantung pada desain eksperimen.  Mengutip apa yang ditulis di artikel Olejnik dan James Algina, dijelaskan bahwa Cohen (1973) telah  memperingatkan  bahwa  penggunaan   eta  kuadrat  parsial  kurang  tepat  dan  bahkan  dapat  menyesatkan bila desain penelitian melibatkan variabel lain (blocking). Adanya variabel lain dalam  desain  faktorial  akan  mengurangi  sel  Sum  of  Square  Within  Subject.  Akibatnya,  komputasi  eta  kuadrat  parsial  atau  omega  kuadrat  menghasilkan  estimasi  ukuran  efek  yang  tidak  sebanding  dengan perkiraan ukuran efek dalam studi yang tidak memasukkan variabel lain. Dengan kata lain,  eta kuadrat parsial atau omega kuadrat akan memberikan perkiraan ukuran efek yang dapat jauh  lebih besar daripada ukuran efek diperkirakan dari sebuah studi yang tidak memasukkan variabel  lain.  Meskipun  orang  melihat  bahwa  ukuran  efek  yang  besar  adalah  konsekuensi  dari  rancangan  penelitian  yang  kuat,  peningkatan  ukuran  efek  karena  variabel  lain  tidak  dapat  dibandingkan  dengan penelitian yang tidak melibatkannya.  Singkatnya,  peneliti  yang  melaporkan  hasil  ANOVA,  termasuk  dengan  satu  atau  lebih  faktor  mengulangi  langkah‐langkah,  didorong  untuk  melaporkan  GENERALIZED  ETA  SQUARED  seperti  yang didefinisikan oleh Olejnik dan Algina (2003).  Ditambahkan oleh mereka bahwa Generalized Eta Squared dan Omega Squared kuadrat memiliki  dua keuntungan utama. Pertama, statistik ini memberikan ukuran efek yang sebanding di berbagai  desain penelitian populer dalam pendidikan dan psikologi. Kedua, langkah‐langkah ini memberikan  efek‐ukuran  indeks  efek  yang  konsisten  dengan  pedoman  Cohen  (1988)  untuk  menentukan  besarnya efek ukuran (effect size). Cohen tiga dekade yang lalu telah menunjukkan bahwa desain  harus menjadi pertimbangan saat menghitung ukuran‐ukuran efek. Saat ini, sebagian besar peneliti    2    yang  memilih  untuk  melaporkan  ukuran  efek  sebagai  proporsi  varians  VI  yang  menjelaskan  VD  namun mengabaikan peringatan dari Cohen.  Dengan menggunakan prosedur yang ditulis dalam artikelnya, peneliti dapat meluruskan kelalaian  tersebut  dan menggunakan  ukuran  efek yang  dapat  dibandingkan  (comparable).  Generalized  Eta  Squared  dan  Omega  Squared  dapat  memberikan  efek‐langkah  ukuran  efek  yang  dapat  dibandingkan  meski  penelitian  yang  dilakukan  memiliki  desain  penelitian  yang  berbeda  dengan  populasi tertentu.  Artikel yang lebih lengkap dapat dibaca di sini  Olejnik, S., & Algina, J. (2003). Generalized Eta and Omega Squared Statistics: Measures of Effect  Size  for  Some  Common  Research  Designs.  [doi:10.1037/1082‐989X.8.4.434].  Psychological  Methods, 8(4), 434‐447.   Jena, 2010  Wahyu Widhiarso    3   

https://www.pdf-archive.com/2012/05/01/widhiarso-2010-catatan-dalam-penggunaan-eta-squared-dalam-anava/

01/05/2012 www.pdf-archive.com

yusril portfolio-compressed 99%

I M A O H W Seorang lulusan SMKN 9 Bandung Jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) angkatan 2017 dengan bidang keahlian favorit Videography, Desain Grafis dan Photography.

https://www.pdf-archive.com/2017/04/14/yusril-portfolio-compressed/

14/04/2017 www.pdf-archive.com

25-Agus Santoso 82%

Dua desain algoritma tes adaptif, desain algoritma dengan dan tanpa randomisasi dikembangkan.

https://www.pdf-archive.com/2011/03/16/25-agus-santoso/

16/03/2011 www.pdf-archive.com

PRIGLOTECH Jasa Desain Rumah 82%

JASA DESAIN RUMAH PRIGLOTECH Telp :

https://www.pdf-archive.com/2018/03/31/priglotech-jasa-desain-rumah/

31/03/2018 www.pdf-archive.com

58-Marhamah 79%

Desain penelitian yang digunakan adalah desain cross-sectional.

https://www.pdf-archive.com/2011/12/05/58-marhamah/

05/12/2011 www.pdf-archive.com

5-Abd.Wahid Wahab, Ahyar, dan Maria Leri 76%

DESAIN ELEKTRODA SELEKTIF ION (ESI)- SALISILAT UNTUK ANALISIS ASPIRIN Abd.Wahid Wahab, Ahyar, dan Maria Leri Jurusan Kimia FMIPA Universitas Hasanuddin Jl.Perintis Kemerdekaan Km-10 Makassar,90245.Fax.0411-588551 e-mail :wahidwhb@yahoo.com ABSTRAK Telah dilakukan penelitian desain Elektroda Selektif Ion (ESI) Salisilat untuk analisis Aspirin.

https://www.pdf-archive.com/2011/03/16/5-abd-wahid-wahab-ahyar-dan-maria-leri/

16/03/2011 www.pdf-archive.com

52-Timbul Pardede 75%

Pedagogik Adanya unsur proses belajar dan mengajar yang meliputi apa yang dipelajari, apa tujuan pembelajaran yang ingin dicapai, siapa yang belajar, bagaimana desain, metode, dan strategi pembelajaran yang digunakan untuk mencapai tujuan.

https://www.pdf-archive.com/2011/12/05/52-timbul-pardede/

05/12/2011 www.pdf-archive.com

9-Bualkar Abdullah, Yono H Pramono, dan Eddy Yahya 75%

Untuk selanjutnya dibuat gambar desain di PCB substrate FR4 dan di etsa dengan menggunakan larutan FeClO3.

https://www.pdf-archive.com/2011/03/16/9-bualkar-abdullah-yono-h-pramono-dan-eddy-yahya/

16/03/2011 www.pdf-archive.com

34-Anang Suhardianto 73%

Penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional.

https://www.pdf-archive.com/2011/03/16/34-anang-suhardianto/

16/03/2011 www.pdf-archive.com

FORMULIR REGISTRASI PESERTA 64%

Residensi dan pameran Pameran Relawan/volunteer (mahasiswa desain dan arsitektur) Asisten residensi dan pameran Asisten pameran Persyaratan:

https://www.pdf-archive.com/2014/05/19/formulir-registrasi-peserta/

19/05/2014 www.pdf-archive.com

gajahmada1 64%

Sukini Desain sampul: Hapsoro Ardianto Penata letak isi:

https://www.pdf-archive.com/2015/10/17/gajahmada1/

17/10/2015 www.pdf-archive.com

FAISAL RAHMAN TEKNOLOGI PANGAN UNDIP 64%

*Desain, MC, dll.) Saya adalah orang yang bersungguh-sungguh, pantang menyerah, dan bertanggung jawab terhadap apa yang saya kerjakan, senang bergaul dan bersosialisasi dengan lingkungan sekitar agar mudah bekerja sama dengan orang lain.

https://www.pdf-archive.com/2016/12/05/faisal-rahman-teknologi-pangan-undip/

05/12/2016 www.pdf-archive.com

MICHAEL TEKNOLOGI PANGAN UNDIP 64%

*Desain, MC, dll.)  Pendidikan Formal :

https://www.pdf-archive.com/2016/12/05/michael-teknologi-pangan-undip/

05/12/2016 www.pdf-archive.com

salman al farisi portofolio (RGB) 64%

161, Denpasar, Bali PERSONAL SKILL Sense of design ARCH analysis Drafting Presentation Manual drawing Digital drawing Team work Leadership 2D rendering Video ARCH rendering Meditation Logo desain EDUCATION 1 Tambun Selatan High School, Bekasi [2007-2010] Brawijaya University, Malang [2010-2017] EXPERIENCE workshop/seminar lecture Lumion workshop lecture on brawijaya univ.

https://www.pdf-archive.com/2017/07/24/salman-al-farisi-portofolio-rgb/

24/07/2017 www.pdf-archive.com

CV Andreas Samudera 62%

Verbal  Dasar-dasar Desain Grafis PENGALAMAN KERJA 1.

https://www.pdf-archive.com/2014/03/27/cv-andreas-samudera/

27/03/2014 www.pdf-archive.com

47-Suroyo 61%

Desain penelitian ini berupa eksperimen dengan variabel terikat (Y) retensi belajar IPA dan melibatkan dua variabel bebas sebagai faktor pengaruh, yaitu:

https://www.pdf-archive.com/2011/12/05/47-suroyo/

05/12/2011 www.pdf-archive.com

72-Dyah Paminta Rahayu, Argadatta Sigit, Nani Dianiyati 60%

Selain ada kesalahan cetak, desain LJU digital printing sangat sensitif terhadap noise sehingga dapat mempengaruhi hasil pembacaan oleh mesin scanner.

https://www.pdf-archive.com/2011/12/05/72-dyah-paminta-rahayu-argadatta-sigit-nani-dianiyati/

05/12/2011 www.pdf-archive.com

RINCIAN OBGYN BED & BROSUR OBGYN BED BKKbN 2015 53%

Karton type Triple-wall ukuran K275/M150x6/K275, semua desain dan tanda/logo harus disyahkan terlebih dahulu oleh pihak BKKBN sebelum packing dipergunakan.

https://www.pdf-archive.com/2015/04/02/rincian-obgyn-bed-brosur-obgyn-bed-bkkbn-2015/

02/04/2015 www.pdf-archive.com

Modul 1-5 52%

Mengetahui konsep dasar desain layout website dengan menggunakan CSS B.

https://www.pdf-archive.com/2013/10/14/modul-1-5/

14/10/2013 www.pdf-archive.com

14-Yanuard Putro Dwikristanto 46%

METODE Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dalam penelitian ini.

https://www.pdf-archive.com/2011/12/05/14-yanuard-putro-dwikristanto/

05/12/2011 www.pdf-archive.com

15-Abdul Karim, Abd. Wahid Wahab, Musfirah 43%

METODE PENELITIAN Desain ESI Polipirol-Aspartat tipe kawat terlapis Badan elektroda yang terdiri atas tabung tip berdiameter 2 mm, panjang 7cm dan kawat platina sepanjang 2,5 cm dengan diameter 0,2 mm disambungkan dengan kawat tembaga (Cu) yang terdapat dalam tabung tip yang setiap ujungnya dibungkus dengan parafilm/polietilen.

https://www.pdf-archive.com/2011/03/16/15-abdul-karim-abd-wahid-wahab-musfirah/

16/03/2011 www.pdf-archive.com

70-Harmi Sugiarti 42%

Desain penelitian disajikan pada Gambar 1 sebagai berikut.

https://www.pdf-archive.com/2011/12/05/70-harmi-sugiarti/

05/12/2011 www.pdf-archive.com

26-Made Dharma Harthana 40%

Mengembangkan SDM yang mampu menguasai pengetahuan manajemen, desain, teknologi, dengan menyediakan tempat berexperimen, dan melakukan pengembangan litbang terapan.

https://www.pdf-archive.com/2011/03/16/26-made-dharma-harthana/

16/03/2011 www.pdf-archive.com