PDF Archive

Easily share your PDF documents with your contacts, on the Web and Social Networks.

Share a file Manage my documents Convert Recover PDF Search Help Contact


Search


PDF Archive search engine
Last database update: 12 August at 02:40 - Around 220000 files indexed.

Show results per page

Results for «menunjukkan»:


Total: 150 results - 0.064 seconds

Widhiarso 2010 - Respon Alternatif Tengah pada Skala Likert 100%

Pengembangan Skala Psikologi :  Lima Kategori Respons ataukah Empat Kategori Respons ?     Oleh : Wahyu Widhiarso  Fakultas Psikologi UGM    Berapa kategori opsi yang disediakan dalam skala psikologi masih dalam perdebatan. Namun sebagian besar  sudah menunjukkan beberapa kesepakatan yang ditunjukkan dengan hasil‐hasil penelitian yang konsisten.  Lima kategori respons ataukah empat kategori respons ? Tulisan ini mencoba membedah berbagai pandangan  dari ahli yang mendukung masing‐masing jenis. Meski sudah sampai pada kesimpulan, tulisan ini masih dalam  taraf draft karena masih banyak hasil‐hasil penelitian yang belum dieksplorasi.  Mengapa Menyediakan Ketegori Tengah ?  Upaya untuk memasukkan kategori tengah (middle category) adalah untuk memfasilitasi responden yang  memiliki trait yang sedang (moderate trait standing). Klopfer dan Madden (1980) menjelaskan bahwa  penyediakan alternatif tengah respons bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi responden yang  memiliki sikap moderat terhadap pernyataan yang diberikan. Tidak disediakannya alternatif tengah akan  menyebabkan responden merasa dipaksa untuk memilih alternatif secara bipolar. Keterpaksaan ini akan  memberikan kontribusi kesalahan sistematis dalam pengukuran.   Penggunaan alternatif tengah secara historis memang ada. Likert yang mengembangkan skala yang kemudian  dinamakan dengan Skala Likert dari awalnya memang menyediakan kategori respons tengah. Skala Likert  memuat pernyataan yang responden diminta untuk mengevaluasi kesesuaian responden dengan pernyataan  yang diberikan. Lima kategori respon disediakan untuk dipilih oleh responden.   Meski Likert menyarankan lima alternatif respons, namun banyak ahli yang menyarankan untuk menggunakan  bermacam‐macam jumlah kategori respon. Sebuah studi empiris menemukan bahwa 5 atau 7 alternatif respon  skala titik dapat menghasilkan nilai rata‐rata sedikit lebih tinggi (secara relatif dari skor tertinggi yang mungkin  dicapai) jika dibandingkan dengan skala yang menyediakan 10 alternatif. Artinya, semakin sedikit jumlah  respons variasi data semakin berkurang. Masalahnya adalah apakah setiap responden bisa memahami  perbedaan kategori hingga 10 level ? Jumlah pilihan di sekitar 5 hingga 7 kategori lebih disarankan dibanding  alternatif di atas jumlah tersebut.  Mengapa Responden Memilih Kategori Tengah?  Alternatif tengah respons disediakan untuk memfasilitasi sikap responden yang moderat, akan tetapi  responden tidak hanya memilih kategori ini untuk menunjukkan traitnya yang moderat (Hofacker, 1984),  namun dipengaruhi oleh banyak faktor.   Beberapa ahli telah meneliti mengapa responden memilih alternatif tengah kategori. Shaw dan Wright (1967)  mengemukakan tiga kemungkinan responden kategori tengah, yaitu : (1) mereka tidak memiliki sikap atau  pendapat, (2) mereka ingin memberikan penilaian secara seimbang, atau (3) mereka belum memberikan sikap  atau pendapat yang jelas. Kulas & Stachowski (2009) menjelaskan faktor lain seperti ragu, tidak memahami  pernyataan dalam butir, respons mereka kondisional, atau mereka memiliki berdiri netral, moderat, atau rata‐ rata.  Ahli lain menjelaskan bahwa pemilihan kategori tengah menunjukkan keengganan responden untuk memilih  arah tanggapan terhadap pernyataan. Bisa jadi mereka memilih respons tengah karena kesulitasn  menginterpretasi butir pernyataan  (Goldberg, 1981). Yang et al. (2002)  menemukan bahwa responden  cenderung memilih kategori tengah ketika mendapati butir yang sulit dipahami.   Kesimpulan. Skor skala bisa menjadi bias jika responden yang cenderung memilih kategori tengah, dikarenakan  tidak memahami butir dan merasa tidak nyaman dengan pernyataan yang diberikan. Oleh karena itu bagi  penyusun skala psikologi diharapkan untuk menyusun butir yang mudah dipahami dan membangun interaksi  yang hangat dengan responden agar mereka merasa tidak terintervensi.      1 | Pengembangan Skala Psikologi  |  Wahyu Widhiarso 2010    Dampak Penyediaan Kategori Tengah  Andrews (1984) menemukan bahwa keberadaan alternatif tengah eksplisit dalam kategori jawaban tidak  memiliki efek yang signifikan pada kualitas data. Rerata respon terhadap butir akan meningkat secara linear  dan varians item meningkat kurvelinier dengan meningkatnya jumlah kategori jawaban. Peningkatan rerata  adalah wajar dan tidak menjadi masalah karena jumlah alternatif menjadi bertambah yang diiringi dengan  peningkatan varians. Peningkatan varians inilah yang banyak menjadi ketertarikan kita, karena menunjukkan  informasi yang kita miliki semakin bervariasi.   Di sisi lain, nilai konsistensi internal (alpha) tidak berubah secara sistematis dengan meningkatnya jumlah  kategori respon (Aiken, 1983). Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa jumlah kategori jawaban tidak  membuat perbedaan dalam mean dan varians respon item dan skor total skala.  Kulas et al. (2008) menemukan bahwa korelasi skor antar variabel yang dihitung antara skala yang  menyediakan alternatif titik tengah maupun tidak menyediakan memiliki korelasi yang tinggi, bergerak antara  0.94 hingga 1.0. Artinya, skornya yang dihasilkan sama saja sehingga validitas kriteria yang didapatkan dari  korelasi dengan skor kriteria dipastikan akan tetap tidak berubah.  Mattel dan Jacoby (1971)  menemukan bahwa reliabilitas pengukuran dan validitas skala independen terhadap  jumlah alternatif respons.   Kesimpulan. Skor skala yang menyediaan kategori tengah dengan yang tidak memiliki kategori tengah, tidak  memiliki perbedaan yang berarti. Reliabilitas pengukuran dan validitas butir tidak mengalami perbedaan. Yang  berbeda adalah varian skor. Dengan adanya kategori tengah, variasi data lebih tinggi dibanding dengan yang  tidak. Oleh karena itu menyediakan kategori tengah akan menghasilkan data yang lebih bervariasi.  Jumlah Alternatif Ganjil dan Genap  Beberapa penulis secara eksplisit telah membahas masalah jumlah alternatif respon kategori yang ganjil versus  genap. Kalton, Roberts, dan Holt (1980) menunjukkan bahwa ketika inves tigators memutuskan untuk tidak  menawarkan alternatif tengah eksplisit, mereka biasanya menganggap bahwa kategori tengah terdiri sebagian  besar tanggapan dari orang‐orang yang bersandar terhadap satu atau kutub alternatif lain, meskipun mungkin  dengan sedikit intensitas.   Klopfer (1980) berpendapat bahwa penyelidik yang menawarkan alternatif yang mungkin tengah berasumsi  bahwa responden benar‐benar mendukung posisi tengah. Akibatnya, jika responden dipaksa untuk memilih  alternatif yang ada, pilihan ini akan memberikan kontribusi kesalahan pengukuran sistematis.  Kesimpulan : Jumlah opsi genap akan memaksa responden untuk memilih sikap yang jelas terhadap  pernyataan yang diberikan sedangkan jumlah opsi ganjil memfasilitasi responden yang belum memiliki sikap  yang jelas. Pemaksaan tersebut dapat menimbulkan eror pengukuran, karena skor yang dihasilkan tidak benar‐ benar menggambarkan diri responden.   Menyediakan Alternatif tengah Memang akan Meningkatkan Jumlah Pemilihnya, tapi ...  Kalton, Roberts, dan Holt (1980) melaporkan bahwa pilihan kategori respon tengah berkisar antara 15 dan 49  persen ketika item kuesioner menyediakan titik tengah secara eksplisit dalam kategori respons yang berjumlah  ganjil. Di sisi lain Presser dan Schuman (1980) menemukan jumlah yang lebih sedikit yaitu antara 10 dan 20  persen. Hal ini menunjukkan bahwa penyediaan alternatif respon tengah meningkatkan proporsi responden  yang menyatakan pandangan netral secara substansial. Kecenderungan ini bahkan mungkin meningkat ketika  isu‐isu sensitif pertanyaan perhatian (Kalton & Schuman, 1982).  DuBois dan Burns (1975) berargumen bahwa responden memilih alternatif tengah karena merasa ambivalen  (tidak dapat memutuskan apakah akan setuju atau tidak setuju), indiferen (tidak peduli) atau  tidak merasa  cukup kompeten atau cukup informasi untuk mengambil sikap.  Kesimpulan : Menyediakan alternatif tengah memang akan meningkatkan jumlah pemilihnya, tapi  kecenderungan itu meningkat tajam jika pernyataan yang tertulis dalam butir kurang mudah dipahami,  membingungkan atau mengurangi kenyamanan/keamanan responden. Untuk mengatasi hal ini penulis butir  diharapkan menulis butir dengan pernyataan yang jelas dan tidak mengintervensi responden.        2 | Pengembangan Skala Psikologi  |  Wahyu Widhiarso 2010     “Netral” dan “Tidak Yakin”, Apakah Beda?  Presser dan Schuman (1980) memberikan kuesioner yang menyediakan kategori “tidak tahu” (don’t know)  secara eksplisit, kemudian memberikan lagi kuesioner yang melibatkan kategori tidak tahu dan netral.  Hasilnya, dengan menambahkan kategori netral, jumlah responden yang memilih tidak tahu menjadi  berkurang. Beberapa dari mereka yang menanggapi tidak tahu di kuesioner tanpa kategori netral, menjadi  memilih kategori netral  ketika pilihan netral disediakan. Apakah penelitian ini menunjukkan bahwa kategori  netral dan tidak tahu dimaknai sama oleh responden, belum tentu.  Bishop et al. (1988, dikutip dari DeMars & Erwin, 2005) memberikan dua jenis kuesioner kepada responden.  Satu kuesioner menyediakan opsi tengah dan satunya lagi menyediakan tidak berpendapat (no opinion).  Hasilnya proporsi responden memilih kedua jenis opsi tersebut tidak sama. Hal ini menunjukkan bahwa  responden memaknai kedua jenis opsi itu sebagai hal yang berbeda.  DeMars dan Erwin (2005)  melakukan penelitian mengenai penyediaan respons tengah yang dibagi menjadi  dua jenis, yaitu netral (neutral) dan tidak yakin (unsure). Responden diminta untuk merespon survei yang  mengukur perkembangan identitas dengan menggunakan skala Likert 4‐poin dengan dua opsi tambahan:  netral dan tidak yakin. Jumlah responden yang memilih netral dibandingkan dengan yang memilih tidak yakin  pada butir yang sama. Dari sisi rata‐rata didapatkan bahwa skor kedua kelompok siswa adalah sama. Hasil  penelitian menunjukkan bahwa alternatif respons netral dan tidak yakin menunjukkan sesuatu berbeda dari.   Kesimpulan : Opsi netral dan tidak tahu memiliki makna yang berbeda. Opsi netral menunjukkan bahwa  responden belum mampu menentukan sikap, dengan syarat pernyataan di dalam butir sangat jelas atau tidak  ambigu. Opsi tidak tahu menunjukkan bahwa responden tidak mengetahui bagaimana dia bersikap yang  sehingga dapat dimungkinkan opsi tidak tahu memfasilitasi kebingungan responden terhadap pernyataan.  Penggunaan opsi netral lebih disarankan dibanding dengan opsi tidak tahu.  Penutup  Penulis kuesioner harus memutuskan apakah memasukkan titik tengah atau tidak sesuai dengan pernyataan  yang diberikan kepada responden (Brace, 2004). Meskipun penggunaan respon kategori tengah tidak  mempengaruhi reliabilitas dan validitas dalam penelitian ini, namun direkomendasikan bahwa penilaian  pengembang kuesioner untuk memasukkan alternatif tengah (Kulas, et al., 2008). Ahli lain bahwa  menyediakan kategori tengah memungkinkan responden untuk menunjukkan respon yang netral dan lebih  diskriminatif dalam respon mereka, membuat nilai skala yang lebih handal dan skala yang lebih disukai oleh  responden (Cronbach, 1950).  Banyak peneliti menyimpulkan bahwa berapa jumlah optimal kategori skala tergantung dari spesifik isi dan  fungsi dari kondisi pengukuran (e.g. Friedman, Wilamowsky, & Friedman, 1981). Misalnya dalam konteks  seleksi karyawan, penggunaan skala tanpa kategori tengah lebih mampu mereduksi kepatutan sosial (social  desirability) dibanding dengan yang menggunakan kategori tengah (Garland, 1991).   Menurut penulis, jenis pernyataan dalam butir juga menjadi pertimbangan untuk memasang opsi tengah  ataukah tidak. Untuk menanyakan masa lalu atau perilaku responden, kita tidak mungkin memberikan opsi  kategori tengah. Sulit sekali bagi responden ketika menemui pernyataan yang merefleksikan masa lalu  misalnya “Saya pernah berurusan dengan polisi“atau yang memfokuskan pada perilaku misalnya “Saya akan  menegur orang yang merokok di depan saya”.     REFERENSI  Aiken, L. R. (1983). Number of Response Categories and Statistics on a Teacher Rating Scale.  Educational and Psychological Measurement, 43(2), 397‐401.  Brace, I. (2004). Questionnaire design. London: Kogan Page Ltd.  Cronbach, L. J. (1950). Further evidence on response sets and test design. educational and  psychological measurement, 10, 3‐31.  DeMars, C. E., & Erwin, T. D. (2005). Neutral or Unsure: Is there a Difference?,  Poster presented at the annual meeting of the American Psychological Association.  Washington, DC.    3 | Pengembangan Skala Psikologi  |  Wahyu Widhiarso 2010    Dubois, B., & Burns, J. A. (1975). An Analysis of the Meaning of the Question Mark Response  Category in Attitude Scales. Educational and Psychological Measurement, 35(4), 869‐884.  Friedman, H. H., Wilamowsky, Y., & Friedman, L. W. (1981). A comparison of balanced and   unbalanced rating scales. The Mid‐Atlantic Journal of Business, 19(2), 1‐7.  Garland, R. (1991). The mid‐point on a rating scale: Is it desirable? . Marketing Bulletin, 2, 66‐70.  Goldberg, L. R. (1981). Unconfounding situational attributions from uncertain, neutral, and  ambiguous ones: A psychometric analysis of descriptions of oneself and various types of  others. Journal of Personality and Social Psychology, 41, 517‐552.  Hofacker, C. F. (1984). Categorical Judgment Scaling with Ordinal Assumptions. Multivariate  Behavioral Research, 19(1), 91 ‐ 106.  Klopfer, F. J., & Madden, T. M. (1980). The Middlemost Choice on Attitude Items. Personality and  Social Psychology Bulletin, 6(1), 97‐101.  Kulas, J. T., Stachowski, A., & Haynes, B. (2008). Middle Response Functioning in Likert‐responses to  Personality Items. Journal of Business and Psychology, 22(3), 251‐259.  Kulas, J. T., & Stachowski, A. A. (2009). Middle category endorsement in odd‐numbered Likert  response scales: Associated item characteristics, cognitive demands, and preferred  meanings. [doi: DOI: 10.1016/j.jrp.2008.12.005]. Journal of Research in Personality, 43(3),  489‐493.  Matell, M. S., & Jacoby, J. (1971). Is There an Optimal Number of Alternatives for Likert Scale Items?  Study I: Reliability and Validity. Educational and Psychological Measurement, 31(3), 657‐674.  Yang, C. L., O'Neill, T. R., & Kramer, G. A. (2002). Examining item difficulty and response time on  perceptual ability test items. Journal of Applied Measurement, 3, 282–299.        4 | Pengembangan Skala Psikologi  |  Wahyu Widhiarso 2010                5 | Pengembangan Skala Psikologi  |  Wahyu Widhiarso 2010   

https://www.pdf-archive.com/2012/05/01/widhiarso-2010-respon-alternatif-tengah-pada-skala-likert/

01/05/2012 www.pdf-archive.com

43-Risco G. Budji 98%

Penelitian oleh Rianida (2007), menunjukkan bahwa ekstrak Caulerpa racemosa var.

https://www.pdf-archive.com/2011/03/16/43-risco-g-budji/

16/03/2011 www.pdf-archive.com

43-Anang Suhardianto 97%

Hasil analisis menunjukkan bahwa secara umum kombinasi perlakuan ke arah lebih dingin memberikan perubahan sifat fisik yang paling kecil dan penilaian organoleptik tertinggi.

https://www.pdf-archive.com/2011/12/05/43-anang-suhardianto/

05/12/2011 www.pdf-archive.com

RAB FISIKA SMA DAK 2017 @150 96%

(Statif Panjang = 50cm, Statif Pendek = 25cm) bh bh bh bh bh bh bh bh buah 1.29 1.29 49 Klem universal Aluminium dan baja anti karat, bagian dalam pemegang dilapisi karet panjang sekitar 12 cm 2 buah 90.750 181.500 1.30 1.30 50 Bosshead (penjepit) Aluminium, arah lubang penggenggam vertikal dan horizontal, panjang sekitar 80 mm 1 buah 62.500 62.500 2 buah 91.400 182.800 3.400.000 20.400.000 1.31 1.31 51 G-Clamp Alat Percobaan 2 2 2.1 2.1 52 Percobaan Atwood Mampu menunjukkan fenomena dan memberikan data GLB dan GLBB.

https://www.pdf-archive.com/2017/10/04/rab-fisika-sma-dak-2017-150/

04/10/2017 www.pdf-archive.com

RAB FISIKA SMA DAK 2017 @100 96%

(Statif Panjang = 50cm, Statif Pendek = 25cm) Klem universal Aluminium dan baja anti karat, bagian dalam pemegang dilapisi karet panjang sekitar 12 cm Bosshead (penjepit) Aluminium, arah lubang penggenggam vertikal dan horizontal, panjang sekitar 80 mm G-Clamp Alat Percobaan Percobaan Atwood Mampu menunjukkan fenomena dan memberikan data GLB dan GLBB.

https://www.pdf-archive.com/2017/10/04/rab-fisika-sma-dak-2017-100/

04/10/2017 www.pdf-archive.com

PC-PCX 95%

menunjukkan bahwa nomor part disebelahnya telah diganti dengan nomor part tersebut.

https://www.pdf-archive.com/2011/02/24/pc-pcx/

24/02/2011 www.pdf-archive.com

RAB ALAT PERAGA LABORATORIUM IPA FISIKA SMK DAK TAHUN 2015 95%

15.000 Percobaan Hooke Percobaan Kalorimetri Percobaan Berhubungan Bejana 48 49 50 Mampu menunjukkan fenomena dan memberikan data GLB dan GLBB.

https://www.pdf-archive.com/2015/09/21/rab-alat-peraga-laboratorium-ipa-fisika-smk-dak-tahun-2015/

21/09/2015 www.pdf-archive.com

DAK SMK ALAT PERAGA FISIKA SMK DAK TAHUN 2017 95%

15.000 Percobaan Hooke Percobaan Kalorimetri Percobaan Berhubungan Bejana 48 49 50 Mampu menunjukkan fenomena dan memberikan data GLB dan GLBB.

https://www.pdf-archive.com/2017/10/04/dak-smk-alat-peraga-fisika-smk-dak-tahun-2017/

04/10/2017 www.pdf-archive.com

RAB ALAT PERAGA LABORATORIUM IPA FISIKA SMA DAK TAHUN 2015 94%

(Statif Panjang = 50cm, Statif Pendek = 25cm) Aluminium dan baja anti karat, bagian dalam peme-gang dilapisi karet panjang sekitar 12 cm Aluminium, arah lubang penggenggam vertikal dan horizontal, panjang sekitar 80 mm buah 4 buah 2 buah 2 G-Clamp buah Alat Percobaan 52 Percobaan Atwood ATAU Percobaan Kereta dan Pewaktu ketik 2.2 15.000 bh 2 2 2.1 45.000 bh 3 6 1.29 15.000 53 54 55 Percobaan Luncur Papan Percobaan Ayunan Sederhana ATAU Mampu menunjukkan fenomena dan memberikan data GLB dan GLBB.

https://www.pdf-archive.com/2015/09/21/rab-alat-peraga-laboratorium-ipa-fisika-sma-dak-tahun-2015/

21/09/2015 www.pdf-archive.com

DAK SMA ALAT PERAGA FISIKA SMA DAK TAHUN 2017 94%

(Statif Panjang = 50cm, Statif Pendek = 25cm) Aluminium dan baja anti karat, bagian dalam peme-gang dilapisi karet panjang sekitar 12 cm Aluminium, arah lubang penggenggam vertikal dan horizontal, panjang sekitar 80 mm buah 4 buah 2 buah 2 G-Clamp buah Alat Percobaan 52 Percobaan Atwood ATAU Percobaan Kereta dan Pewaktu ketik 2.2 15.000 bh 2 2 2.1 45.000 bh 3 6 1.29 15.000 53 54 55 Percobaan Luncur Papan Percobaan Ayunan Sederhana ATAU Mampu menunjukkan fenomena dan memberikan data GLB dan GLBB.

https://www.pdf-archive.com/2017/10/04/dak-sma-alat-peraga-fisika-sma-dak-tahun-2017/

04/10/2017 www.pdf-archive.com

1. Vol 1 Nmr 1 Thn 2014 94%

Pertama, unsur visual, corak ungkapan, dan struktur ekspresi gambar anak di wilayah pesisir, perkotaan dan pegunungan di Semarang menunjukkan kreativitas masing-masing.

https://www.pdf-archive.com/2016/11/05/1-vol-1-nmr-1-thn-2014/

05/11/2016 www.pdf-archive.com

15-Abdul Karim, Abd. Wahid Wahab, Musfirah 90%

Hasil penelitian menunjukkan bahwa -8 ESI-Aspartat memberikan respon terbaik dengan faktor Nernst 50,19 mV/dekade pada daerah linier 10 M – 10-1 M, limit deteksi 2,19 x 10-8 M (0,0029 ppm) aspartat, waktu respon 15-91 detik pada pH 3.

https://www.pdf-archive.com/2011/03/16/15-abdul-karim-abd-wahid-wahab-musfirah/

16/03/2011 www.pdf-archive.com

57-Samsul Islam, K.A. Puspitasari 89%

Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen SDLRS Bahasa Indonesia versi kedua yang digunakan pada penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat reliabilitas yang cukup tinggi (0,859) yang berarti instumen ini mampu secara efektif mengukur tingkat kesiapan belajar mahasiswa dan calon mahasiswa PTTJJ di Indonesia.

https://www.pdf-archive.com/2011/03/16/57-samsul-islam-k-a-puspitasari/

16/03/2011 www.pdf-archive.com

LAURENSIA & DESI ANITA ok 89%

Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan variabel Operating Profit Margin, Return On Equity, Earning Per Share, Kurs dan Inflasi berpengaruh signifikan terhadap Harga Saham.

https://www.pdf-archive.com/2016/11/08/laurensia-desi-anita-ok/

08/11/2016 www.pdf-archive.com

16-Zaraswati Dwyana, Karunia Alie, Gita Srihidayati 89%

Dilakukan uji lanjut dengan Uji Beda Jarak Nyata Duncan (BNJD) pada kultur Lactobacillus casei kering menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kultur 2,5 dengan 5%.

https://www.pdf-archive.com/2011/03/16/16-zaraswati-dwyana-karunia-alie-gita-srihidayati/

16/03/2011 www.pdf-archive.com

EVELYN ok 89%

Fenomena ini menunjukkan bahwa nilai perusahaan mempunyai hubungan yang erat dengan tingkat kekayaan (nilai) pemegang saham.

https://www.pdf-archive.com/2016/11/08/evelyn-ok/

08/11/2016 www.pdf-archive.com

51-Nurul Huda 88%

Kondisi ini didukung oleh hasil penelitian Suryaman (2001) yang menunjukkan bahwa tingkat kompetensi dan kinerja penyuluh di provinsi NTB, NTT, Jatim, dan Jabar masih rendah.

https://www.pdf-archive.com/2011/12/05/51-nurul-huda/

05/12/2011 www.pdf-archive.com

rumaysho.com-Kisah Uwais Al Qarni 88%

1- Kisah Uwais menunjukkan mu’jizat yang benar-benar nampak dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

https://www.pdf-archive.com/2015/10/03/rumaysho-com-kisah-uwais-al-qarni/

03/10/2015 www.pdf-archive.com

Model Politomi pada Teori Respon Butir 87%

Lereng bukan menunjukkan daya diskriminasi seperti halnya pada politomi.

https://www.pdf-archive.com/2012/05/01/model-politomi-pada-teori-respon-butir/

01/05/2012 www.pdf-archive.com

Analisa Penyakit Melalui Telapak Tangan De Nature Indoensia 86%

Merupakan jari yang digunakan untuk menunjukkan atau mengisyaratkan sesuatu dan merupakan jari yang sangat penting dalam kegiatan menulis, memainkan alat musik, dll.

https://www.pdf-archive.com/2017/06/29/analisa-penyakit-melalui-telapak-tangan-de-nature-indoensia/

29/06/2017 www.pdf-archive.com

40-Sri Wahyuni 86%

a) membangun, menggunakan dan menerapkan informasi tentang lingkungan sekitar secara logis, kritis, dan kreatif, b) menunjukkan kemampuan berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif, c) menunjukkan rasa keingintahuan yang tinggi dan menyadari potensinya, d) menunjukkan kemampuan memecahkan masalah, e) menunjukkan kemampuan mengenali gejala alam dan sosial di lingkungan sekitar, f) menunjukkan kemampuan belajar secara mandiri sesuai dengan potensi yang dimilikinya.

https://www.pdf-archive.com/2011/12/05/40-sri-wahyuni/

05/12/2011 www.pdf-archive.com

FADRUL ok 86%

Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio keuangan yang berpengaruh dalam memprediksi perubahan laba yang akan datang adalah rasio OPM dan NIS.

https://www.pdf-archive.com/2016/11/08/fadrul-ok/

08/11/2016 www.pdf-archive.com

DAFTAR ALAT LABORATORIUM FISIKA DAK SMA 2015 84%

(Statif Panjang = 50cm, Statif Pendek = 25cm) 10 buah Aluminium dan baja anti karat, bagian dalam pemegang dilapisi karet panjang sekitar 12 cm 10 buah Aluminium, arah lubang penggenggam vertikal dan horizontal, panjang sekitar 80 mm 10 buah Mampu menunjukkan fenomena dan memberikan data GLB dan GLBB.

https://www.pdf-archive.com/2015/09/04/daftar-alat-laboratorium-fisika-dak-sma-2015/

04/09/2015 www.pdf-archive.com

Template Perancang 84%

(*) Boleh dikemukakan selepas Pelan Susun Atur diluluskan tetapi sebelum pembinaan bermula Pelan Akui (certified Plan) menunjukkan lot berkenaan dan lot-lot sekeliling Pelan Topografi Tapak yang menandakan kedudukan pokok-pokok sedia ada dan jenisnya yang melebihi 0.8 meter ukur lilit yang disahkan oleh Jurukur/Arkitek Lanskap Pelan cadangan sistem perparitan luaran selaras dengan kehendak MASMA yang disediakan oleh Jurutera Perunding Bertauliah dalam bentuk Autocad Lukisan Perspektif yang menunjukkan cadangan pembangunan tersebut (Pengecualian diberikan kepada pembangunan rumah sesebuah mengikut Garispanduan PBT dan untuk tujuan pecahan lot persendirian) Pelan Kontor Pelan Kerja Ukur yang disahkan (Certified Survey Plan) Gambar Tapak yang menunjukkan keadaan tapak dan kawasan sekitar dalam bentuk jpeg/pdf Laporan Cadangan Pemajuan (LCP) bagi pemajuan yang melebihi 5 ekar Surat kelulusan EIA selaras dengan keperluan JAS Laporan Analisis Implikasi Sosial (SIA) Laporan Konsep Lanskap Laporan Kerja Tanah, perlu disertakan sekiranya Pelan Kerja Tanah dikemukakan Laporan Penilaian Kesan Lalu Lintas (TIA) selaras ADA/TIADA CATATAN 1 1 1 .

https://www.pdf-archive.com/2016/05/09/template-perancang/

09/05/2016 www.pdf-archive.com

Usaha dagang laris manis 84%

Mungkin, kalau zaman dahulu ketika berdagang cukup menunjukkan produk atau makanan yang akan kita jual tanpa mementingkan kualitas barang atau makanan tersebut, mungkin akan tetap laris manis.

https://www.pdf-archive.com/2017/04/30/usaha-dagang-laris-manis/

30/04/2017 www.pdf-archive.com