Search


PDF Archive search engine
Last database update: 14 May at 14:18 - Around 76000 files indexed.


Show results per page

Results for «pengendalian»:


Total: 31 results - 0.047 seconds

ARVIO & SUHARTI ok 100%

ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN INTERN PIUTANG USAHA PADA PT KIAT PUTRA JAYA PEKANBARU Arvio Nita Lestari dan Suharti Program Studi Manajemen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pelita Indonesia Jalan Ahmad Yani No.

https://www.pdf-archive.com/2016/11/08/arvio-suharti-ok/

08/11/2016 www.pdf-archive.com

ASMARA & WILLIANA ok 98%

1 ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL PERSEDIAAN BAHAN PENUNJANG PADA PT.

https://www.pdf-archive.com/2016/11/08/asmara-williana-ok/

08/11/2016 www.pdf-archive.com

ASTUTY & ASMARA HENDRA ok 93%

1 ANALISIS PENGENDALIAN INTERN PIUTANG USAHA PADA KOPERASI PENGEMUDI TAKSI (KOPSI) PEKANBARU Astuty Dwi Novianti dan Asmara Hendra Komara Program studi Manajemen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pelita Indonesia Jalan Ahmad Yani No.

https://www.pdf-archive.com/2016/11/08/astuty-asmara-hendra-ok/

08/11/2016 www.pdf-archive.com

Newsletter #1mail FINAL 92%

Aplikasi Gratis untuk Peternak Ayam Petelur Sorot Media Pulau Flores dan Pulau Lembata Bukti Nyata Pengendalian Rabies yang Efektif dan Tepat Guna ‘Saving Farmers, Saving Lives’:

https://www.pdf-archive.com/2016/09/29/newsletter-1mail-final/

29/09/2016 www.pdf-archive.com

PEDOMAN Pengendalian IMS dengan Pengobatan Presumtif Berkala 92%

By Slamet Yulianto at 1:38 am, Nov 09, 2013 Pengendalian IMS dengan Pengobatan Presumtif Berkala PEDOMAN Kementerian Kesehatan RI Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan 2010   Pengendalian IMS dengan Pengobatan Presumtif Berkala Pedoman Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan 2010 i ii Pedoman – Pengendalian IMS dengan Pengobatan Presumtif  Berkala  DAFTAR SINGKATAN AIDS ART Babinsa BCC BCI BHP bv CST Acquired Immuno-Deficiency Syndrome Terapi Antiretroviral Badan Pembina Desa Behavior Change Communication Behavior Change Intervention Bahan habis pakai Bacterial vaginosis HIV Care, support and treatment (perwatan, dukungan dan pengobatan bagi ODHA = PDP) Kemenkes Kementerian Kesehatan Dinkes Dinas Kesehatan Dinsos Dinas Sosial DPRD Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dta Duh tubuh anus dts Duh tubuh serviks dtv Duh tubuh vagina FHI Family Health International Global Funds for AIDS, Tuberculosis and Malaria GFATM GO gonore HAM Hak azasi manusia Human Immune deficiency Virus HIV IBBS Integrated Biological and Behavioral Survey = STBP Injecting Drug User IDU IMS Infeksi Menular Seksual (= STI) IPP Intervensi Perubahan Perilaku Juklak Petunjuk pelaksanaan Juknis Petunjuk teknis Kamtibmas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat KD Kelompok dukungan, klien yang mendapat dukungan KDS Kelompok Dukungan Sebaya KIE Komunikasi Edukasi dan Informasi KL Koordinator lapangan KOH Kalium hydroxide KPA Komisi Penanggulangan AIDS, AIDS Control Commission KPAK Komisi Penanggulangan AIDS Kota/Kabupaten KPAN Komisi Penanggulangan AIDS Nasional KPAP Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi KPP Komunikasi Perubahan Perilaku KT/ CT Klamidia Trakomatis/ Chlamydia Trachomatis Pedoman – Pengendalian IMS dengan Pengobatan Presumtif  Berkala  i

https://www.pdf-archive.com/2016/07/01/pedoman-pengendalian-ims-dengan-pengobatan-presumtif-berkala/

01/07/2016 www.pdf-archive.com

pedoman nasional penanganan IMS 2011 87%

Dalam rangka memperkuat upaya pengendalian HIV- AIDS di Indonesia, sangat penting untuk memadukan upaya pencegahan dengan perawatan, karena keduanya merupakan komponen penting yang saling melengkapi.

https://www.pdf-archive.com/2016/07/01/pedoman-nasional-penanganan-ims-2011/

01/07/2016 www.pdf-archive.com

74-Ismed Sawir 86%

PEMBENTUKAN, PEMBINAAN DAN PEMBERDAYAAN KELEMBAGAAN SEBAGAI UNSUR STRATEGI TERPADU PENGENDALIAN POPULASI NYAMUK 1 Ismed Sawir (FMIPA UNIVERSITAS TERBUKA) e-Mail :

https://www.pdf-archive.com/2011/12/05/74-ismed-sawir/

05/12/2011 www.pdf-archive.com

ADE & TEDDY ok 84%

ANALISIS BREAK EVEN POINT SEBAGAI ALAT PENGENDALIAN LABA PADA UD METTALON PERIODE 2009-2013 Ade Candra dan Teddy Chandra Program Studi Manajemen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pelita Indonesia Jalan Ahmad Yani No.

https://www.pdf-archive.com/2016/11/08/ade-teddy-ok/

08/11/2016 www.pdf-archive.com

7-Ishak Juarsah 80%

PENGENDALIAN EROSI DAN PENGELOLAAN BAHAN ORGANIK PADA LAHAN KERING BERLERENG MENDUKUNG PRODUKSI PANGAN NASIONAL Ishak Juarsah Balai Penelitian Tanah, Jl.

https://www.pdf-archive.com/2011/12/05/7-ishak-juarsah/

05/12/2011 www.pdf-archive.com

hlm teraju center (rabu) 76%

“Hingga pertengahan 2016, jumlah korban meninggal dunia karena gigitan anjing gila di Flores dan Lembata mencapai 200 orang,” ungkap penasihat teknis pengendalian penyakit hewan nasional dari FAO, drh Andri Jatikusumah, kepada Republika, akhir Agustus lalu.

https://www.pdf-archive.com/2016/09/29/hlm-teraju-center-rabu/

29/09/2016 www.pdf-archive.com

MODUL TEKNIS LAYANAN KOMPREHENSIF HIV-IMS BERKESINAMBUNGAN 75%

5 PENGENDALIAN HIV-AIDS DAN IMS DI INDONESIA ......................................................................................

https://www.pdf-archive.com/2016/07/01/modul-teknis-layanan-komprehensif-hiv-ims-berkesinambungan/

01/07/2016 www.pdf-archive.com

46-Sri Enny Triwidiastuti 75%

PERBANDINGAN METODOLOGI REDUKSI VARIABEL ANTARA AXIOMATIC DESIGN DENGAN ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN, TINJAUAN DARI SUDUT PANDANG PENGENDALIAN KUALITAS BERKELANJUTAN Sri Enny Triwidiastuti Universitas Terbuka Email Korespondesi:srienny@ut.ac.id ABSTRAK Reduction of variables required for selecting and specifying some of the most important variables without losing the overall information is needed in decision making.

https://www.pdf-archive.com/2011/12/05/46-sri-enny-triwidiastuti/

05/12/2011 www.pdf-archive.com

65-Tri Ratna Nastiti 65%

Selanjutnya dilakukan teknik pengendalian dalam proses pengolahan menjadi margarin, sehingga tidak memerlukan fortifikasi vitamin dan karoten lagi.

https://www.pdf-archive.com/2011/03/16/65-tri-ratna-nastiti/

16/03/2011 www.pdf-archive.com

Pedoman Layanan Komprehensif edited 3 Agustus 12- 1-1 58%

Pedoman Penerapan Layanan Komprehensif HIV-IMS Berkesinambungan             Layanan Komprehensif HIV-IMS Berkesinambungan Pedoman Penerapan               KEMENTERIAN KESEHATAN RI  TAHUN 2012      Pedoman Penerapan Layanan Komprehensif HIV-IMS Berkesinambungan KATA PENGANTAR Perkembangan  epidemi  HIV‐AIDS  di  dunia  telah  menyebabkan  HIV‐AIDS  menjadi  masalah  global  dan  merupakan  salah  satu  masalah  kesehatan  masyarakat  di  Indonesia.    Kementerian  Kesehatan  RI  mempunyai  visi  “Masyarakat  Sehat  yang  Mandiri  dan  Berkeadilan’, dengan salah  satu misinya  adalah  “Melindungi Kesehatan Masyarakat  dengan  Menjamin  Tersedianya  Upaya  Kesehatan  yang  Paripurna  Merata  Bermutu  dan  Berkeadilan”.  Sejalan  dengan  visi  dan  misi  tersebut,  sangatlah  penting  untuk  memadukan  upaya  promotif  dan  preventif  dengan  upaya  perawatan,  dukungan  serta pengobatan yang berkualitas dan sesuai dengan perkembangan yang ada saat  ini.    Sejak  beberapa  tahun  belakangan  ini  telah  banyak  kemajuan  yang  telah  dicapai  dalam  program  pengendalian  HIV  di  Indonesia.  Berbagai  layanan  terkait  HIV  telah  dikembangkan  dan  dimanfaatkan  oleh  masyarakat  yang  membutuhkannya.  Namun  demikian teridentifikasi bahwa masih terjadi miss opportunity kebutuhan pelayanan  bagi  masyarakat  yang  membutuhkan,  peningkatan  akses  dan  kualitas    intervensi  layanan  dalam  suatu  jejaring  layanan  yang  terintegrasi  dan  berkaitan  satu  dengan  lainnya. Masih terkotak‐kotak antara satu layanan HIV dengan layanan HIV lainnya,  dan kadang – kadang sulit disambungkan.     Berdasarkan  hasil  External  review  2011  of  the  health  sector  response  to  HIV‐AIDS  yang  diselenggarakan  pada  bulan  September  2011  lalu  yang  memberikan  rekomendasi  bahwa  pentingnya  untuk  segera  mengembangkan  layanan  komprehensif  yang  menjamin  kesinambungan  antara  upaya  pencegahan  dan  perawatan  dengan  kerja  sama  yang  lebih  erat  dengan  masyarakat  terkait.  Segera  dilakukan penguatan sistem kesehatan dan layanan pencegahan dan perawatan yang  berkesinambungan  dengan  jejaring  kerja  sama  yang  lebih  dekat  dengan  organisasi  kemasyarakatan.  Peningkatan  cakupan  dan  retensi  layanan  terapi  ARV  hanya  akan  tercapai  dengan  menerapkan  perawatan  ODHA  yang  berkesinambungan  di  tingkat  kabupaten/kota. Di samping itu direkomendasikan pula perlunya meningkatkan lagi  cakupan  dan  kualitas  layanan  pencegahan  dan  perawatan  HIV  melalui  layanan  komprehensif yang terintegrasi di tingkat kabupaten/kota.    Pelayanan  HIV‐AIDS  dan  IMS  Komprehensif  dan  Berkesinambungan  bukan  merupakan suatu konsep yang baru, konsep layanan seperti ini telah diinisiasi oleh  Kemenkes  sejak  tahun  2004.  Belajar  dari  hal  tersebut  maka,  lalu  kami  luncurkan  kembali  Layanan  HIV‐IMS  Komprehensif  Berkesinambungan  dengan  lebih  memperkuat  pada  aspek  penguatan  Jejaring,  Rujukan,  penguatan  komponen  masyarakat, dengan titik sentral tingkat komprehensifnya pada tingkat kab/kota.       i

https://www.pdf-archive.com/2016/07/01/pedoman-layanan-komprehensif-edited-3-agustus-12-1-1/

01/07/2016 www.pdf-archive.com

Paper 032 draft 57%

pengendalian fisik yang dimiliki oleh rekan kreatifnya, Roh Ibu Alam Semesta Lokal (358.1) 32:1.4 The energy charge of a local universe is approximately one one-hundredMuatan energi sebuah alam semesta lokal thousandth of the force endowment of its adalah sekitar seperseratusribu dari superuniverse.

https://www.pdf-archive.com/2012/01/05/paper-032-draft/

05/01/2012 www.pdf-archive.com

LAPORAN IMPLEMENTASI PROYEK PERUBAHAN Dr. SLAMET YULIANTO 52%

H Marwoto, M.Si, kepada Bapak Bachtiar Achmad, SE, M.Kes selaku Kepala Bidang Pengendalian Masalah Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap yang sekaligus sebagai mentor, kepada Nara Sumber, Drs.

https://www.pdf-archive.com/2016/07/22/laporan-implementasi-proyek-perubahan-dr-slamet-yulianto/

22/07/2016 www.pdf-archive.com

PedomanPMTCT 52%

Pedoman ini diterbitkan sebagai salah satu upaya Kementerian Kesehatan dalam pengendalian HIV-AIDS di Indonesia, khususnya dalam pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak.

https://www.pdf-archive.com/2016/07/01/pedomanpmtct/

01/07/2016 www.pdf-archive.com

4-Sri Enny Triwidiastuti 42%

Pengumpulan informasi = mempelajari konsep yang mendasari proses seperti tujuan, resiko, cara pengukuran dan cara pengendalian.

https://www.pdf-archive.com/2011/03/16/4-sri-enny-triwidiastuti/

16/03/2011 www.pdf-archive.com

71-Ernik Yuliana dan Adi Winata 41%

Organisasi dan kelembagaan Satker mengacu kepada peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor PER.04/MEN/2006 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis di Bidang Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, dan Keputusan Direktur Jenderal Pengawasan dan Pengendalian Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Nomor KEP.07/DJ-P2SDKP/IV/2009 tanggal 6 April 2009 tentang penetapan Pengawas Perikanan pada Unit Pelaksana Teknis, Satuan Kerja, dan Pos Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan.

https://www.pdf-archive.com/2011/12/05/71-ernik-yuliana-dan-adi-winata/

05/12/2011 www.pdf-archive.com

Rangkap Jabatan Pejabat Publik 40%

Dirjen Sumber Daya Air Deputi Kementerian Koordinator Perekonomian Komisaris PT Wika Dewan Pengawas Perum Bulog Irfa Ampri Sekretaris Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Komisaris Sucofindo Isa Rachmatarwata Staff Ahli Bidang Kebijakan dan Regulasi Jasa Keuangan dan Paasar Modal di Kementerian Keuangan Komisaris Garuda Indonesia Iswan Elmi Deputi Bidang Investigasi Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan Kepala Staff Angkatan Darat Komisaris PT Angkasa Pura II Dosen Unair Komisaris PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko Komisaris PT Indonesia Tourism Development Corporation Jenderal TNI Mulyono Kacung Marijan Komisari Utama PT PINDAD Lalu Gita Ariadi Asisten Ekonomi dan Pembangunan Provinsi NTB Liliek Mayasari Kepala Bidang Usaha Energi Kementerian BUMN Komisaris PT Wijaya Karya Loto Srinaita Ginting Direktur Surat Utang Negara Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Kemenkeu Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntanbilitas Aparatur dan Pengawasan Kemenpan-RB Komisaris PT Reasuransi Indonesia Utama Maurin Sitorus Dirjen Pembiayaan Rumah Kementerian PUPR Komisaris PT Bio Farma Mochammad Maksum Mochtar Husein Mohamad Subuh Guru Besar Fakultas Teknologi UGM Komisaris PT INKA irjen Kementerian ESDM Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Jaksa Fungsional di Sekertariat Jamdatun Kejagung PT Timah Komisaris PT Bio Farma Mohammad Rudy Salahuddin Pejabat Kementeriaan Koordinator Bidang Perekonomian Komisaris Sucofindo Mohammad Sapta Murti Deputi Bidang Hukum dan Perundang-Undangan Kementerian Sekertariat Negara Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI Komisaris PT Jasa Marga M.

https://www.pdf-archive.com/2017/05/22/rangkap-jabatan-pejabat-publik/

22/05/2017 www.pdf-archive.com

Pejabat Publik 40%

Dirjen Sumber Daya Air Deputi Kementerian Koordinator Perekonomian Komisaris PT Wika Dewan Pengawas Perum Bulog Harry Susetyo Nugroho Komisaris Independen PT PLN NAMA JABATAN PUBLIK KOMISARIS Irfa Ampri Sekretaris Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Komisaris Sucofindo Isa Rachmatarwata Staff Ahli Bidang Kebijakan dan Regulasi Jasa Keuangan dan Paasar Modal di Kementerian Keuangan Komisaris Garuda Indonesia Iswan Elmi Deputi Bidang Investigasi Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan Kepala Staff Angkatan Darat Komisaris PT Angkasa Pura II Dosen Unair Komisaris PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko Komisaris PT Indonesia Tourism Development Corporation Jenderal TNI Mulyono Kacung Marijan Komisari Utama PT PINDAD Lalu Gita Ariadi Asisten Ekonomi dan Pembangunan Provinsi NTB Liliek Mayasari Kepala Bidang Usaha Energi Kementerian BUMN Komisaris PT Wijaya Karya Loto Srinaita Ginting Direktur Surat Utang Negara Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Kemenkeu Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntanbilitas Aparatur dan Pengawasan Kemenpan-RB Komisaris PT Reasuransi Indonesia Utama Maurin Sitorus Dirjen Pembiayaan Rumah Kementerian PUPR Komisaris PT Bio Farma Mochammad Maksum Mochtar Husein Mohamad Subuh Guru Besar Fakultas Teknologi UGM Komisaris PT INKA irjen Kementerian ESDM Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Jaksa Fungsional di Sekertariat Jamdatun Kejagung PT Timah Komisaris PT Bio Farma Mohammad Rudy Salahuddin Pejabat Kementeriaan Koordinator Bidang Perekonomian Komisaris Sucofindo Mohammad Sapta Murti Deputi Bidang Hukum dan Perundang-Undangan Kementerian Sekertariat Negara Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI Komisaris PT Jasa Marga Muhammad Sapta Murti Sekretaris Negara RI Komisaris PT Jasa Marga/Jiwasraya Muzaffar Ismail Direktur Kelayakan Udara dan Pengoperasian Pesawat di Kementerian Perhubungan Komisaris Garuda Indonesia Nasarudin Umar Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Komisaris PT Semen Indonesia M.

https://www.pdf-archive.com/2017/05/22/pejabat-publik/

22/05/2017 www.pdf-archive.com

35-Arvian Zanuardi, R. Pamekas 39%

Untuk mengantisipasi timbulnya masalah transportasi yang dapat mempengaruhi peran kota sebagai kota industri, perdagangan, pariwisata, dan jasa galangan kapal, pemerintah kota melakukan upaya-upaya pengendalian terhadap pertumbuhan penduduk.

https://www.pdf-archive.com/2011/12/05/35-arvian-zanuardi-r-pamekas/

05/12/2011 www.pdf-archive.com

33-Irwan, R. Pamekas 37%

Namun, program tersebut harus dilaksanakan secara menyeluruh dan terintegrasi dengan melibatkan seluruh pemilik kepentingan, antar sektor dan antar wilayah administratif yang mencakup semua bidang pengelolaan yaitu konservasi, pendayagunaan, dan pengendalian daya rusak air (AIR,2008:24).

https://www.pdf-archive.com/2011/12/05/33-irwan-r-pamekas/

05/12/2011 www.pdf-archive.com

68-Elang Krisnadi 37%

Keunggulan utama terletak pada pengendalian komputer berada ditangan pengguna (siswa), sehingga tingkat kecepatan belajar peserta didik dapat disesuaikan dengan tingkat penguasaannya.

https://www.pdf-archive.com/2011/12/05/68-elang-krisnadi/

05/12/2011 www.pdf-archive.com

17-Amalia Sapriati, Sri Tatminingsih 36%

pengaruh fisiografi, erosi dan sedimentasi, kapasitas sungai, kapasitas drainase yang tidak memadai, dan pengaruh air pasang, serta karena tindakan manusia, seperti perubahan Daerah Aliran Sungai (DAS), kawasan kumuh, sampah, drainase lahan, bendungan dan bangunan air, kerusakan bangunan pengendali banjir, dan perencanaan pengendalian banjir yang kurang tepat (Kodoatie dan Sugiyanto, 2002).

https://www.pdf-archive.com/2011/12/05/17-amalia-sapriati-sri-tatminingsih/

05/12/2011 www.pdf-archive.com