Search


PDF Archive search engine
Last database update: 17 May at 11:24 - Around 76000 files indexed.


Show results per page

Results for «subjek»:


Total: 16 results - 0.018 seconds

1. Vol 1 Nmr 1 Thn 2014 100%

Hal itu dapat memberikan gambaran yang lebih holistik tentang wujud gambar anak, dalam hal subjek gambarnya yang merepresentasikan kehidupan yang dekat dengan dirinya secara kreatif.

https://www.pdf-archive.com/2016/11/05/1-vol-1-nmr-1-thn-2014/

05/11/2016 www.pdf-archive.com

JdExamPAT2014 98%

JADUAL PEPERIKSAAN AKHIR TAHUN 2014 TINGKATAN 4 TARIKH WAKTU SUBJEK MASA 0720 – 1020 Sejarah Kertas K3 3 jam 1020 – 1050 Rehat 30 minit 1100 – 0130 Sejarah K2 2 jam 30 minit 0710 – 0940 Bahasa Melayu K2 2 jam 30 minit Jumaat 0940 – 1010 Rehat 30 minit 03/10/2014 1030 – 1130 Sejarah K1 1 jam Isnin, 06 Oktober :

https://www.pdf-archive.com/2014/09/09/jdexampat2014/

09/09/2014 www.pdf-archive.com

Widhiarso 2010 - Catatan dalam Penggunaan Eta-Squared dalam ANAVA 93%

Catatan dalam Penggunaan Eta-Squared dalam Analisis Varians   Oleh Wahyu Widhiarso | Fakultas Psikologi UGM | 2010    Setelah membaca artikel tulisan Stephen Olejnik dan James Algina yang berjudul “Generalized Eta  and Omega Squared Statistics: Measures of Effect Size for Some Common Research Designs” yang  diterbitkan  oleh  Jurnal  Psychological  Methods  tahun  2003  cukup  mengagetkan.  Nampaknya  apa  yang selama ini dilakukan peneliti untuk mengestimasi nilai sumbangan efektif (efek ukuran/effect  size) dengan menggunakan analisis varians (ANAVA) baik untuk penelitian eksperimen maupun non  eksperimen  perlu  diperbaiki.  Selama  ini  peneliti  yang  menggunakan  program  SPSS  banyak  menggunakan  fasilitas  default  program  tersebut  untuk  menghitung  effect  size.  Dengan  mengklik  tombol  effect  size  maka  nilai  partial  eta  squared  akan  muncul.  Nah,  biasanya  yang  kita  laporkan  untuk menunjukkan berapa sumbangan efektif adalah partial eta squared tersebut. Padahal banyak  catatan  untuk  menggunakan  koefisien  tersebut.  Yang  dianjurkan  oleh   Olejnik  dan  Algina  (2003)  adalah generalized eta squared. Apa bedanya ?  PENGERTIAN  • • • • Eta‐squared adalah salah satu ukuran hubungan; sama seperti koefisien korelasi pada skala 0‐1  yang dapat memberitahu anda berapa banyak varians di VARIABEL DEPENDEN (VD) yang dapat  dijelaskan oleh masing‐masing VARIABEL INDEPENDEN (VI).  Eta‐squared analog untuk R kuadrat dan dapat dianggap sebagai sebuah persentase pada skala  0‐100.  Eta‐squared  adalah  informasi  tambahan  yang  hanya  berguna  jika  hubungan  atau  perbedaan  yang disimpulkan dari analisis adalah signifikan.  Eta‐squared  mencerminkan  persentase  varians  VD  dijelaskan  oleh  VI  pada  data  sampel.  Sebagai  estimasi  varians  yang  dijelaskan  dalam  populasi  itu  adalah  berpotensi  menghasilkan  informasi  yang  bias  (over  atau  under  estimate).  Omega‐squared  adalah  salah  satu  alternatif  yang disarankan.\  PERBANDINGAN    Eta‐squared  • • • • • Eta‐squared = SSbetween / SStotal  Ada satu eta‐squared pada tiap efek (misalnya eta pada interaksi).  Eta‐squared jika ditotal maka hasilnya sama dengan 1 (100% efek)  Tidak tersedia pada SPSS.  Persen  dari varians dijelaskan oleh tiap variabel independen.  Partial eta‐squared  • Partial eta‐squared = SSbetween / SStotal + SSerror    1    • • • Tersedia pada SPSS.  Jika ditotal maka jumlahnya tidak sama dengan 1 sehingga sulit untuk diinterpretasikan  Not recommended.  Catatan  • • • Jika diterapkan pada ANOVA satu jalur maka eta‐squared dan partial eta‐squared adalah sama.  Untuk desain yang lebih kompleks, yang sebagian eta‐squared umumnya akan lebih besar dari  eta‐squared.  Untuk  ANOVA  campuran,  eta‐squared  harus  dihitung  secara  terpisah  dalam  konteks  efek‐ subjek dalam tabel ANOVA dan efek antara‐subjek tabel ANOVA. Dalam situasi ini, eta‐squared  jika dijumlah dapat bernilai 1 untuk efek dalam subjek (within subject), dan 1 untuk efek antar  subjek (between subject). Tapi mereka tidak bisa semua dikombinasikan untuk sama 1.  KESIMPULAN  Partial  eta  squared  dipengaruhi  oleh   jenis,  desain,  strategi  dan  pengukuran,  dengan  demikian  peneliti  perlu  berhati‐hatilah  dengan  membandingkan  eta‐squared  antara  studi  yang  berbeda,  terutama jika desain bervariasi. Misalnya ada dua penelitian A dan B bertujuan menguji pengaruh  faktor terapi perilaku untuk menurunkan kontrol diri. Prosedur, waktu, intensitas dsb pada kedua  terapi adalah sama. Penelitian A melibatkan variabel jender, sedangkan penelitian B tidak. Karena  komposisi  variabel  yang  berbeda,  maka  jenis  analisis  kedua  penelitian  di  atas  juga  berbeda.  Jika  secara  empirik  jender  turut  mempengaruhi  keberhasilan  terapi  (kontrol  diri),  maka  nilai  peranan  terapi pada kedua penelitian di atas berbeda. Peranan terapi pada penelitian A (melibatkan jender)  menjadi  lebih  kecil  dibanding  dengan  penelitian  B  (tanpa  melibatkan  jender).  Jika  kita  menggunakan partial eta squared  melalui SPSS untuk melihat sumbangan efektif perlakuan, maka  hasil  dua  partial  eta  squared  pada  masing‐masing  penelitian  tidak  dapat  dibandingkan.  Hal  ini  dikarenakan partial eta squared tergantung pada desain eksperimen.  Mengutip apa yang ditulis di artikel Olejnik dan James Algina, dijelaskan bahwa Cohen (1973) telah  memperingatkan  bahwa  penggunaan   eta  kuadrat  parsial  kurang  tepat  dan  bahkan  dapat  menyesatkan bila desain penelitian melibatkan variabel lain (blocking). Adanya variabel lain dalam  desain  faktorial  akan  mengurangi  sel  Sum  of  Square  Within  Subject.  Akibatnya,  komputasi  eta  kuadrat  parsial  atau  omega  kuadrat  menghasilkan  estimasi  ukuran  efek  yang  tidak  sebanding  dengan perkiraan ukuran efek dalam studi yang tidak memasukkan variabel lain. Dengan kata lain,  eta kuadrat parsial atau omega kuadrat akan memberikan perkiraan ukuran efek yang dapat jauh  lebih besar daripada ukuran efek diperkirakan dari sebuah studi yang tidak memasukkan variabel  lain.  Meskipun  orang  melihat  bahwa  ukuran  efek  yang  besar  adalah  konsekuensi  dari  rancangan  penelitian  yang  kuat,  peningkatan  ukuran  efek  karena  variabel  lain  tidak  dapat  dibandingkan  dengan penelitian yang tidak melibatkannya.  Singkatnya,  peneliti  yang  melaporkan  hasil  ANOVA,  termasuk  dengan  satu  atau  lebih  faktor  mengulangi  langkah‐langkah,  didorong  untuk  melaporkan  GENERALIZED  ETA  SQUARED  seperti  yang didefinisikan oleh Olejnik dan Algina (2003).  Ditambahkan oleh mereka bahwa Generalized Eta Squared dan Omega Squared kuadrat memiliki  dua keuntungan utama. Pertama, statistik ini memberikan ukuran efek yang sebanding di berbagai  desain penelitian populer dalam pendidikan dan psikologi. Kedua, langkah‐langkah ini memberikan  efek‐ukuran  indeks  efek  yang  konsisten  dengan  pedoman  Cohen  (1988)  untuk  menentukan  besarnya efek ukuran (effect size). Cohen tiga dekade yang lalu telah menunjukkan bahwa desain  harus menjadi pertimbangan saat menghitung ukuran‐ukuran efek. Saat ini, sebagian besar peneliti    2    yang  memilih  untuk  melaporkan  ukuran  efek  sebagai  proporsi  varians  VI  yang  menjelaskan  VD  namun mengabaikan peringatan dari Cohen.  Dengan menggunakan prosedur yang ditulis dalam artikelnya, peneliti dapat meluruskan kelalaian  tersebut  dan menggunakan  ukuran  efek yang  dapat  dibandingkan  (comparable).  Generalized  Eta  Squared  dan  Omega  Squared  dapat  memberikan  efek‐langkah  ukuran  efek  yang  dapat  dibandingkan  meski  penelitian  yang  dilakukan  memiliki  desain  penelitian  yang  berbeda  dengan  populasi tertentu.  Artikel yang lebih lengkap dapat dibaca di sini  Olejnik, S., & Algina, J. (2003). Generalized Eta and Omega Squared Statistics: Measures of Effect  Size  for  Some  Common  Research  Designs.  [doi:10.1037/1082‐989X.8.4.434].  Psychological  Methods, 8(4), 434‐447.   Jena, 2010  Wahyu Widhiarso    3   

https://www.pdf-archive.com/2012/05/01/widhiarso-2010-catatan-dalam-penggunaan-eta-squared-dalam-anava/

01/05/2012 www.pdf-archive.com

perda pajak daerah 70%

Subjek Pajak adalah orang pribadi atau Badan yang dapat dikenakan Pajak.

https://www.pdf-archive.com/2015/09/19/perda-pajak-daerah/

19/09/2015 www.pdf-archive.com

Daftar PTBC MENENGAH 2011 69%

- Pilihan Subjek/ Peperiksaan Tingkatan 1 MATE B.

https://www.pdf-archive.com/2011/02/09/daftar-ptbc-menengah-2011/

09/02/2011 www.pdf-archive.com

Guidelines Open House FKUAJ 69%

Nama, kelas, asal sekolah, no hp, email dan mengirimkan ke email asc.atmajaya@gmail.com dengan subjek “Open House FKUAJ”.

https://www.pdf-archive.com/2013/09/15/guidelines-open-house-fkuaj/

15/09/2013 www.pdf-archive.com

PENOLONG PEGAWAI TADBIR N29 69%

RM1,770.95) Syarat Bahasa Melayu Calon bagi lantikan hendaklah memiliki Kepujian (sekurang-kurangnya Gred C) dalam subjek Bahasa Melayu pada peringkat Sijil Pelajaran Malaysia/ Sijil Vokasional Malaysia atau kelulusan yang diiktiraf setaraf dengannya oleh Kerajaan.

https://www.pdf-archive.com/2016/11/30/penolong-pegawai-tadbir-n29/

30/11/2016 www.pdf-archive.com

47-Suroyo 65%

Implikasi dari hasil penelitian, faktor pengalaman dan familiaritas siswa dalam penerapan berbagai sekuen pembelajaran terutama sekuen linear dan bercabang bagi subjek menunjukkan adanya faktor dominansi dalam penggunaan sekuen pembelajaran sistem linear dibandingkan dengan penggunaan sekuen pembelajaran sistem bercabang yang selama ini diterapkan oleh instruktur atau guru di sekolah, sehingga subjek umumnya lebih terlatih dan dikenal dengan pola yang selama ini diterapkan (Suroyo, 2011).

https://www.pdf-archive.com/2011/12/05/47-suroyo/

05/12/2011 www.pdf-archive.com

CONTOH TUGASAN FOLIO 2 55%

ENCIK KHAFIZUDIN BIN AMAT NOH 1 KOLEJ VOKASIONAL SULTAN ABDUL SAMAD JABATAN PENDIDIKAN UMUM SUBJEK :

https://www.pdf-archive.com/2015/07/13/contoh-tugasan-folio-2/

13/07/2015 www.pdf-archive.com

jasa pengamanan siskamling 53%

- Polmas ( pemolisan/perpolisian masyarakat ) adalah penyelenggara tugas kepolisan yang mendasari kepada pemahaman bahwa untuk menciptakan kondisi aman dan tertib tidak mungkin dilakukan oleh polri sepihak sebagai subjek dan masyarakat sebagai objek, melainkan harus 4 dilaksanakan bersama oleh polisi dan masyarakat dengan cara memperdayakan masyarakat melalui kemitraan polisi dan warga masyarakat, sehingga secara bersama-sama mampu mendeteksi gejala yang dapat menimbulkan masalah dimasyarakat serta mampu mendapatkan solusi untuk antisipasi masalah keamanan dan ketertiban dimasyarakat dilingkungannya.

https://www.pdf-archive.com/2016/10/01/jasa-pengamanan-siskamling/

01/10/2016 www.pdf-archive.com

CSI M&E Questionnaire for Students 53%

Saya suka kebanyakan subjek yang diambil.

https://www.pdf-archive.com/2015/03/26/csi-m-e-questionnaire-for-students/

26/03/2015 www.pdf-archive.com

9-Intan Irawati 47%

Subjek Penelitian Subyek penelitiannya adalah siswa kelas XII IPA 1.

https://www.pdf-archive.com/2011/12/05/9-intan-irawati/

05/12/2011 www.pdf-archive.com

33-Andik Hadi Mustika 46%

Lebih lanjut lagi karakteristik dari “course of study” (Jepang menyebut kurikulumnya dalam bahasa inggris) yang baru terdiri dari mereduksi konten untuk belajar, mereduksi jumlah kelas dan 5 hari belajar di sekolah, mengintegrasikan aktivitas sains, aktivitas operasional dan praktikal dan juga pemecahan masalah, berbasis pembelajaran aktif, mempunyai tujuan pembelajaran yang jelas, mempunyai ketertarikan pada subjek, mempunyai prespektif untuk memecahkan masalah, mempunyai perasaan memuaskan dan senang dan mendapatkan cara untuk proses pembelajaran.

https://www.pdf-archive.com/2011/03/16/33-andik-hadi-mustika/

16/03/2011 www.pdf-archive.com

42-Hedi Budiman 42%

Subjek penelitian adalah siswa salah satu SMA Negeri di Kabupaten Bandung Barat dengan sampel siswa kelas X.

https://www.pdf-archive.com/2011/12/05/42-hedi-budiman/

05/12/2011 www.pdf-archive.com

29-Pepi Rospina Pertiwi, Rinda Noviyanti, Dewi Juliah Ratnaningsih 41%

Adapun subjek informasi melalui saluran komunikasi penyuluhan yang diamati adalah informasi pengelolaan usahatani padi, mencakup teknik pemilihan bibit, pola tanam, teknik pemupukan, teknik pengendalian hama penyakit, teknik pengairan, dan teknik pemanenan.

https://www.pdf-archive.com/2011/03/16/29-pepi-rospina-pertiwi-rinda-noviyanti-dewi-juliah-ratnaningsih/

16/03/2011 www.pdf-archive.com

UU NO 17 2007 L.PDF 36%

Sumber daya manusia (SDM) merupakan subjek dan sekaligus objek pembangunan, mencakup seluruh siklus hidup manusia sejak di dalam kandungan hinggá akhir hayat.

https://www.pdf-archive.com/2017/02/17/uu-no-17-2007-l/

17/02/2017 www.pdf-archive.com