PDF Archive

Easily share your PDF documents with your contacts, on the Web and Social Networks.

Share a file Manage my documents Convert Recover Search Help Contact



6 5 KKOP 2 .pdf


Original filename: 6_5_KKOP_2.pdf
Title: 11 Maret Bisnis 5 6
Author: lutfi

This PDF 1.4 document has been generated by PageMaker 7.0 / Acrobat Distiller 7.0 (Windows), and has been sent on pdf-archive.com on 04/05/2013 at 18:51, from IP address 114.79.x.x. The current document download page has been viewed 974 times.
File size: 268 KB (1 page).
Privacy: public file




Download original PDF file









Document preview


RADAR SURABAYA ● SENIN, 11 MARET 2013

HALAMAN 6

DANA CSR

UMK Naik, Produsen
Alas Kaki Pindah ke Daerah

Semen Indonesia
Anggarkan Rp 235 M
SURABAYA - PT Semen Indonesia
Tbk (SMGR) tahun ini menyediakan
dana corporate social responsibility
(CSR) sebesar Rp 235 miliar.
Terbanyak digunakan untuk bidang
pendidikan, yaitu sebesar 40 persen.
Sisanya untuk sosial budaya, agama,
dan pencetakan wirausaha baru.
Kepala Departemen Pengelolaan
Sosial dan Lingkungan Korporasi
SMGR Faf Adisyamsul mengatakan,
sampai dengan tahun 2015, alokasi
CSR terbanyak digunakan untuk
bidang pendidikan. Bahkan tahun ini
dana CSR akan digunakan untuk
mendirikan Sekolah Tinggi Bisnis
(STB) di Gresik.
“Diperkirakan Agustus mendatang
masa perkuliahan sudah dimulai,”
kata Adisyamsul, ditemui di sela-sela
acara lomba menyanyi dan cipta lagu
Kirana Semen Indonesia, di Square
Ballroom, kemarin (10/3).
Adisyamsul yang dipercaya sebagai
ketua tim pendirian STB itu
mengatakan, izin sudah diajukan ke
Menteri Pendidikan Nasional
(Mendiknas), dan akhir bulan Maret
ini diperkirakan turun. (za/hen)

REMITTANCE

Kiriman ke Jatim
Turun 17,76 Persen
SURABAYA - Penghentian atau
moratorium pengiriman Tenaga Kerja
Indonesia (TKI) ke Saudi Arabia dan
Malaysia berdampak pada menurunnya pengiriman dana TKI atau
remittance ke Jatim.
Bank Indonesia (BI) mengungkapkan, pada tahun 2012 pengiriman
dana turun 17,76 persen yaitu dari Rp
3,48 triliun pada 2011 menjadi Rp
2,86 triliun pada 2012.
Kepala Divisi Kajian Ekonomi Bank
Indonesia (BI) Surabaya, Soekowardojo mengatakan tahun 2011 nilai
nominal transfer per TKI sebesar Rp
7,9 juta sedangkan tahun 2012 turun
menjadi Rp 6,2 juta. Penurunan ini
diduga karena makin beragamnya
media pengiriman uang, dan BI
Indonesia hanya bisa memantau yang
transfer melalui perbankan. “Untuk
yang melalui media lain, tentunya
tidak terpantau oleh BI,” kata
Soekowardojo, kemarin (10/3).
Menurut dia, adanya moratorium
pengiriman TKI diduga ikut berpengaruh. Ini karena pengiriman TKI
baru ke negara-negara yang menjadi
kantong TKI, seperti Malaysia dan
Saudi Arabia menurun. (za/hen)

SURABAYA ––Naiknya
Upah Minimum Kabupaten/
Kota (UMK) hingga 38,42
persen di Surabaya dan Gresik, mendorong produsen alas kaki kedua kota itu melakukan efisiensi. Di antaranya mengganti mesin lama
dengan yang baru dan memindahkan pabriknya ke daerah yang lebih kecuil UMKnya, seperti Lamongan, Jombang, dan Nganjuk.
Sekretaris Asosiasi Persepatuan Indonesia (Apresindo) Jatim, Ali Mas’ud mengatakan, beberapa pabrik
alas kaki di ring satu (Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo)
telah membeli lahan di kawasan Lamongan, Nganjuk,
dan Jombang. Rencananya
pabriknya akan dipindahkan
ke kawasan itu.
Pertimbangannya, kata
Ali, upah di tiga daerah itu
lebih murah, yani hanya
sekitar Rp 500 ribu per bulan
dari ring I. Jika satu pabrik
memiliki 2.000 orang karyawan, maka dalam satu bulan
bisa hemat Rp 1 miliar atau
Rp 12 miliar dalam setahun.
Dana sebesar itu, cukup untuk membeli sekitar dua
hektar lahan.
“Produsen alas kaki me-

M ZAINUDDIN QODIR/RADAR SURABAYA

PINDAH PABRIK: Aktivitas pekerja salah satu pabrik sepatu di Surabaya. Untuk efisiensi, produsen
alas kaki akan mengalihkan pabriknya dari Surabaya karena naiknya Upah Minimum Kabupaten/Kota
(UMK) yang cukup tinggi.

mang mengeluhkan naiknya
UMK. Apalagi pada tahun
2012 produksi turun karena
order juga turun. Sedangkan
tahun 2013 ini belum juga
ada order baru,” kata Ali ke-

pada Radar Surabaya, kemarin (8/3).
Ia menambahkan, saat ini
pabrik sepetu masih menyelesaikan order tahun 2012,
yang tentunya dengan harga

tahun lalu. Dengan adanya
kenaikan UMK tersebut,
maka dampaknya laba berkurang karena upah naik
diluar perkiraan dan harga
bahan baku juga naik.

Keluhan lainnya, lanjut
Ali, adalah kesulitan mendapatkan tukang jahit sepatu. Pemicunya, para pekerja yang sudah diberi pelatihan banyak yang pindah ke pabrik lain.
Wakil Ketua Asosiasi
Pengusaha Indonesia (Apindo) Sidoarjo, yang juga
pengusaha alas kaki, Alianto Wibowo mengatakan,
beberapa pabrik alas kaki
Surabaya telah mendatangkan mesin baru yang sistem
komputer. Misalnya, Tanjung Tiara Group telah
membeli mesin baru dari
Jepang.
“Harganya cukup mahal
karena per unitnya sekitar
Rp 350 juta. Namun mesin
ini kapasitas produksinya
sekitar 80-100 pasang per
jam. Sedangkan jika menggunakan mesin lama, ratarata 10 pasang per hari.
Penggantian mesin ini
dilakukan, karena upah
buruh yang mahal, juga
sulitnya mencari tukang
jahit sepatu. Apalagi,
sampai sekarang permintaan tukang jahit sepatu
belum bisa dipenuhi,” kata Alianto ditemui terpisah. (za/hen)

Jadi Percontohan, Berharap Ditiru Daerah Lain
Penerapan Digital
Society di Banyuwangi
BANYUWANGI – Perkembangan era digital dan
perkembangan gaya hidup
masyarakat–harus diikuti
dan disesuaikan dengan kebutuhan mereka. Hal itulah
yang ingin dilakukan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk memajukan wilayahnya dengan penerapan
digital society, mulai untuk
segala pengurusan dan administrasi kependudukan
dan pemerintahan, penyaluran sumbangan kemanu-

siaan hingga pendidikan.
Abdullah Azwar Anas, Bupati Banyuwangi menerangkan, bahwa era digital dengan segala kemudahan dan
kecanggihannya harus diadaptasi dalam kehidupan
bermasyarakat dan kepemerintahan. Karena hal itu akan lebih efisien, baik secara
biaya, SDM hingga waktu.
“Oleh karena itulah kami
yang selama ini dianggap
terbelakang mulai menerapkan digital society ini. Karena kami yakin dengan hal ini
akan mampu mempercepat
pertumbuhan dan pemerataan ekonomi. Apalagi Ba-

NURISTA PURNAMASARI/RADAR SURABAYA

ERA DIGITAL: Para pelajar yang ikut memeriahkan launching
Banyuwangi Digital Society di GOR Tawang Alun Banyuwangi,
Sabtu (9/3).

nyuwangi memiliki potensi
wisata dan kewirausahaan
yang bagus,” papar dia dalam
Grand Launching Banyuwangi Digital Society di GOR
Tawang Alun, Sabtu (9/3).
Di tempat sama, Menteri
Komunikasi dan Informasi
Tifatul Sembiring mengharapkan, agar proyek yang dilakukan Banyuwangi tersebut
dengan menerapakan digital
society dapat ditiru oleh daerah-daerah lainnya. Sehingga nantinya penyelenggaraan
pemerintahan dengan memanfaatkan akses internet
tersebut menjadi lebih mudah
dan efisien. (nur/hen)

SAMBUNGAN DARI HALAMAN 5

Namun kalau kerja sama
dalam bentuk pendistribusian gas dengan pipa yang
ada sekarang, kata Ridho,
tidak dapat dilakukan karena kapasitasnya sudah
terpenuhi. Selain itu, belum

ada stasiun gas untuk memasukan gas ke jaringan
pipa milik PGN.
General Manager PT PGN
Distribusi SBU II Jatim
Wahyudi mengatakan, jumlah pelanggan PGN di Jatim
sebanyak 12.777 sambungan. Gas yang disalurkan setiap harinya sekitar 150-160

MMSCFD. Rinciannya, sebanyak 336 pelanggan industry, 143 pelanggan komersial, dan 12.298 pelanggan
rumah tangga. Untuk pelanggan rumah tangga, ratarata konsumsi tiap bulan 3040 meter kubik. Pembayaran
bulannya antara Rp 50 ribu
sampai Rp 70 ribu. (za/hen)

Telaten...

IHSG...

“Padahal dalam melakukan suatu bisnis harus
sabar, dan melihat perkembangannya tidak bisa
hanya dalam waktu sebentar. Butuh waktu lama untuk melihat perkembangan bisnis dan
menentukan keputusan

Sepanjang pekan lalu,
meski terdapat aura profit
taking, pelemahan hanya
terjadi pada indeks keu-

angan yang turun 7,08 poin (1,08 persen). Di sisi lain, penguatan terjadi pada
indeks properti (5,63 persen), indeks aneka industri
(2,20 persen), indeks manufaktur (2 persen). (*)

dalam berbisnis,” terang
laki-laki yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua

Asosiasi Kafe dan Restoran Indonesia (Apkrindo)
Jatim ini. (nur/hen)

(Otband) tidak dengan gampang memberi izin pembangunan. “Kami sudah
berbicara dengan President
Director langsung, sudah
kami jelaskan dan mereka
sudah memahami arti keselamatan penerbangan,” lanjut pria asal Bangkalan itu.
Dalam KKOP itu Alwi
menyebutkan ada sejumlah areal yang dianggap
berbahaya. Dia mencontohkah pesawat yang hendak
take off atau landing membutuhkan posisi dan ruang
yang lebih luas dan bebas.
Hal ini untuk mengantisipasi segala kemungkinan
terburuk bila terjadi gagal
take off atau landing di
bandara.
Alwi mencontohkan Mandala Airlines yang terjatuh
di Polonia, Medan. Di sekitar bandara, banyak per-

mukiman warga sehingga
menyulitkan proses evakuasi bila terjadi kecelakaan. Sementara pesawat
butuh zona aman untuk
take off-landing.
Masalah gedung bertingkat yang sudah ada, Alwi
tidak terlalu mempermasalahkan. Dia menyebt City
of Tomorrow yang berdiri
sebelum terbitnya KKOP.
“Gedung itu juga tidak terlalu tinggi, dan berdirinya
sebelum KKOP kami terapkan,” tegasnya.
Sementara untuk areal
batasan aman hingga radius 2.400 meter ini merupakan pengembangan dari
regulasi sebelumnya. Otoritas Bandara sebelumnya
menerbitkan batasan aman dalam radius 1.600
meter arah take off-landing. (rif/hen)

Makelar...

Radius...
“Kedepan kami akan
memberi batasan jarak
dan ketinggian gedung
dalam radius tertentu. Aturan ini sifatnya melindungi
dan memberi rasa aman
terhadap setiap penerbangan,” kata Alwi. Sementara gedung yang sudah ada
sebelum KKOP ini diterbitkan dianggap tidak ada
masalah.
Alwi mengaku sudah menerima pengajuan pembangunan gedung di jantung
Kota Surabaya. Salah satunya adalah apartemen dengan 75 lantai yang berada
di kawasan Tunjungan. Sementara jarak tersebut
masih dalam batas radius,
atau 12.000 meter.
Pihak Otoritas Bandara

Try Out X-Cellent Sukses Ujian Nasional 2013

SURABAYA - Cerebrovit X-Cel sukses
menggelar acara Try Out yang diikuti oleh
ribuan peserta SD, SMP, dan SMA/SMK
di Gramedia Expo Surabaya, kemarin
(10/3). Kegiatan ini diselenggarakan atas
kerja sama Cerebrovit X-Cel dan lembaga bimbingan belajar Primagama yang digelar bersama di 10 kota Jawa dan Sumatera.
Janarman Saragih, Pimpinan Cabang
Kalbe Surabaya, mengatakan penyelenggaraan Try Out merupakan salah satu
bentuk dukungan Cerebrovit dalam mensukseskan Ujian Nasional 2013. Selama
ini Cerebrovit sering mendukung kegiatan
Try Out, baik di pusat maupun yang dilakukan oleh tim masing-masing area.
“Try Out ini diadakan dalam tiga sesi
dan diikuti oleh para pelajar kelas VI SD,
Kelas IX SMP, dan Kelas XII SMA/SMK
di beberapa sekolah di Surabaya,” kata
Arman, sapaan akrab Janarman Saragih.
Ardhanari, Kepala Primagama Area
Surabaya menambahkan, Primagama
rutin menggelar try out setiap tahun. “Acara try out kali ini bertepatan dengan
ulang tahun Primagama yang ke-31. Kami berharap event ini menjembatani untuk

KOMPAK: Pimpinan Cabang Kalbe Surabaya Janarman Saragih (keempat kiri)
bersama dr Daniek Suryaningdiah (tengah) dan kru Cerebrovit berfoto bersama.
menuju persiapan Unas agar peserta
kuat mental dan percaya diri dalam menghadapi Unas 2013,” kata Ardhani.
Brand Executive Cerebrovit Yesika
Fadeli dan Brand Manager Cerebrofort
& Cerebrovit Vitri Nemasari menambahkan, dalam acara try out kemarin setiap
peserta mendapatkan Cerebrovit X-Cel.
Pemberian ini bertujuan untuk membantu
persiapan para pelajar dalam menghadapi Ujian Nasional dan memberikan
asupan nutrisi.
Cerebrovit merupakan multivitamin
untuk meningkatkan konsentrasi dan
daya ingat. Cerebrovit ada dua varian,
yaitu Cerebrovit X-Cel untuk usia 12-20

tahun dan Cerebrovit Ginkgo untuk konsumen usia 24 tahun ke atas. Dengan
kandungan L-Glutamic Acid dan Folic
Acid yang merupakan nutrisi otak dapat
membantu untuk meningkatkan konsentrasi dan daya ingat, serta vitamin dan
mineral di dalamnya dapat membantu
menjaga kesehatan dan tubuh agar tetap
fit. “Dengan tercukupinya asupan nutrisi
dan vitamin maka diharapkan dapat
membantu belajar para remaja sehingga
mereka bisa berprestasi di sekolah dan
aktif dalam kegiatan di luar sekolah,” kata
dr. Daniek Suryaningdiah yang juga
mengisi paparan tentang gizi dan kesehatan dalam event ini. (nrm)

SILAKAN BELI: Display produk Cerebrovit X-Cel ikut ANTUSIAS: Peserta SMA/SMK antusias mengerjakan soal-soal try
meramaikan try out.
out.

layouter: luffi


Document preview 6_5_KKOP_2.pdf - page 1/1

Related documents


PDF Document 6 5 kkop 2
PDF Document 0857 3213 4547 jual lift penumpang banyuwangi
PDF Document 0857 3213 4547 jual lift penumpang mojokerto
PDF Document pengalaman ignition
PDF Document lazada tukang tipu
PDF Document 72 dyah paminta rahayu argadatta sigit nani dianiyati


Related keywords